Panaskan Mesin Politik, Nasdem Gelar Rakorwilsus

Panaskan Mesin Politik, Nasdem Gelar Rakorwilsus
AKRAB: Ketua Partai Nasdem NTB, HM Amin, bersama sejumlah fungsionaris DPP Nasdem terlibat obrolan yang akrab kemarin. (Yan/Radar Lombok)

MATARAM–Konstalasi dan dinamika politik jelang Pilkada serentak 2018 kian hangat. Kondisi ini membuat parpol mulai memanaskan mesin politiknya, tak terkecuali Partai Nasional Demokrat (Nasdem) NTB.

Ketua Panitia Rakorwil Partai Nasdem, Ardhany Zulfikar mengatakan, Rakorwil yang diselenggarakan pihaknya ini hanya berlangsung sehari. Meski dalam tenggat waktu yang singkat dipastikan gelaran itu harus berjalan efektif.

“Karena di dalam kegiatan ini akan ada pemantapan mesin partai yang meliputi struktur serta perangkat-perangkat lainnya,” ungkapnya, Senin (28/8).

Hadir di dalam Rakowil ini, bebernya, berasal dari semua pengurus Partai Nasdem yang ada di NTB. Kalkulasi jumlah peserta ditaksir mencapai 300an orang.

Lebih spesifik, pria yang juga menjadi Ketua Bappilu Nasdem NTB ini menyebutkan, di Rakerwil itu akan ada pemandangan-pemandangan umum terkait kondisi terkini dinamika politik di daerah. Dinamika yang paling disorot terutama menyangkut Pilkada NTB dan Pilkada di tiga kabupaten kota, yakni Lombok Timur, Lombok Barat dan Kota Bima.

Lewat pemangdan yang disampaikan masing-masing pengurus, jelasnya, Nasdem NTB bisa mengambil benang merah strategi apa yang akan digunakan memenangkan Pilkada. Yang jelas, di Pilkada 2018 mendatang, partai besutan Surya Paloh ini diharap bisa menjadi dirigen penentu arah politik NTB kedepan.

Selain pembahasan strategi, di rakowil nanti juga direncanakan akan membahas terkait rencana pembekalan saksi-saksi. Mereka yang akan direkrut sebagai saksi Partai Nasdem ini akan terlebih dahulu diberikan bekal sebelum diterjunkan di lapangan.

Apakah sudah mengerucut dukungan Nasdem di Pilkada kabupaten kota? Menjawab pertanyaan ini, Ardany menegaskan, rekomendasi calon kepala daerah yang diusung Nasdem masih berproses. Tahapan rekomendasi kandidat yang diusung masih berada di internal pengurus Nadem NTB.

“Setelah Rakorwil ini baru akan kita ajukan ke pusat. Pengurus pusatlah yang akan memberikan rekomendasi final berupa SK dukungan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Partai Nasdem NTB, Muhammad Amin mengatakan, Rakorwil akan menyampaikan laporan terkait perkembangan dinamika politik dan komunikasi politik. Ini dilakukan terkait arah koalisi di Pilkada serentak 2018.

“Tentu kita ingin dengar langsung perkembangan politik di daerah,” katanya.

Selain itu, Nasdem NTB ingin mendengar langsung saran dan masukan dari semua DPC kabupaten kota terkait dinamika dan konstalasi arah dukungan Partai Nasdem di Pilkada NTB. Karena itu, Rakorwil tersebut dianggap sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan koordinasi Partai Nasdem.

Dipastikan, jajaran kader, pengurus dan organisasi sayap partai ini haruis solid dan kompak dalam menghadapi kontestasi di Pilkada NTB. “Prinsipnya, Partai Nasdem siap menghadapi Pilkada serentak 2018,” ucapnya.

Tak ditampik dalam Rakorwil tersebut akan ada rekomendasi dari daerah kepada DPP Partai Nasdem di Jakarta terkait arah dukungan di Pilkada NTB. “Itu sangat tergantung perkembangan pembicaraan di Rakorwil,” terangnya.

Selain membahas persiapan Partai Nasdem menghadapi kontestasi Pilkada 2018, partai tersebut juga akan membahas dan membicarakan terkait kesiapan menghadapi Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Pembahasan terutama terkait Undang-Undang Pemilu yang baru disahkan di DPR RI.

Tak heran jika Nasdem di kegiatan ini mengundang KPU dan Bawaslu NTB memberikan pemahaman dan pembekalan terhadap jajaran kader dan pengurus Partai Nasdem NTB. “Jadi sejak awal kita persiapkan diri untuk di Pileg 2019,” pungkasnya. (yan/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid