Paket Rohmi-Amin Mengemuka

Ilustrasi Calon Pilgub dan Wagub

MATARAM–Siapa berpasangan dengan siapa di suksesi Pilkada NTB terus mengemuka. Wajar jika parpol maupun bakal kandidat yang bertarung masih terus saling menjajaki.
Misalnya, Siti Rohmi dan Muhammad Amin. Dua sosok ini dikabarkan bakal berpasangan. Baik sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.
Terhadap isu ini, Muhammad Amin yang diminta tanggapannya hanya merespon santai. Amin mengatakan, dirinya tergantung TGB (Dr. TGH Zainul Majdi. Red) soal perihal ada duet Siti Rohmi-Muhammad Amin sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur di suksesi Pilkada NTB 2018.

”Soal Pilkada 2018 mendatang saya pasti akan meminta masukan dan ijin TGB sebelum memutusakan maju atau tidak,” ucap Ketua DPW Partai Nasdem NTB tersebut.
Dikatakan, ,jika loyalitas dirinya sebagai wakil Gubernur TGB Zainul Majdi ini bukan semata mata disebabkan kepentingan politik kedepan pasca TGB tidak lagi sebagai gubernur. Namun lebih kepada komitmen hubungan pribadi sejak awal berpasangan empat tahun lalu sebagai gubernur dan wakil gubernur.

[postingan number=3 tag=”politik”]

Mantan politisi senior Partai Golkar NTB ini mensyukuri sampai saat ini tidak adavhal yang serius mengganggu hubungannya dengan TGB selama menjadi wakil Gubernur NTB. “Karena saya tahu dan selalu menempatkan diri sebagai wakil gubernur,” terangnya.
Tak terkecuali jika dirinya dipasangkan TGB untuk berduet dengan kakak kandungnya, Siti Rohmi Djalilah, sebagai calon gubernur/calon wakil gubernur di Pilkada NTB. “Posisi apapun saya di tempatkan oleh TGB, bahkan perintahkan tidak mencalonkan diripun saya akan pertimbangkan,” imbuhnya.

Kader Partai Nasdem pun merespon positif ada kabar duet Siti Rohmi-Muhammad Amin. Sekretaris DPC Partai Nasdem Loteng, Ahmad, SH mengungkapkan, sebagai kader Partai Nasdem pihaknya mendukung hal tersebut. Hal lainnya para pimpinan partai akan berkomunikasi, baik itu Demokrat maupun Muh. Amin sebagai Ketua DPW Nasdem NTB.
“Masih ada cukup waktu untuk bisa saling menjajaki kedua belah pihak,” terangnya.

Menurutnya, andai survei menjadi ukuran, posisi wagub untuk periode berikutnya maka Muhammad Amin punya potensi segalanya. Karena itu, dengan waktu yang juga semakin ketat, sehingga rasional politik menuju 2018 harus disegerakan. Bagaimanapun, kata Ahmad, ke depan paska TGB, tongkat estafet kepemimpinan di NTB harus juga memperhatikan program kerja yang belum tuntas.
“Pasangan Siti Rohmi – Amin bisa menjawab tantangan itu di 2018,” tandasnya. (yan)