Paket Lombok-Sumbawa Harga Mati

Ahyar Abduh
TERSENYUM: Dukungan Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh maju dalam sukses Pilgub 2018 mendatang terus mengalir dari para ulama. (Sudirman/Radar Lombok)

MATARAM—Sekretaris Partai Gerindra Sumbawa, Hilal, berharap calon gubernur NTB dari Partai Gerindra, Ahyar Abduh, tetap mempertimbangkan geopolitik kewilayahan dalam menentukan calon wakil.

 Provinsi NTB yang terdiri dari dua pulau, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa harus terakomodir dalam paket usungan Gerindra.  “Idealnya calon wakil gubernur pendamping Pak Ahyar Abduh dari Pulau Sumbawa,” katanya, kepada Radar Lombok  Selasa kemarin (18/7).

Diakui, ada dua figur asal Pulau Sumbawa masuk nominasi mendampingi Ahyar Abduh yakni, Nurdin Ranggabarani dan Morry Hanafi. Kedua tokoh tersebut representasi Pulau Sumbawa.

Kendati demikian, ia mengaku, kewenangan menentukan calon gubernur dan wakil gubernur sepenuhnya ada di pengurus pusat. Namun Gerindra Sumbawa perlu juga menjaring aspirasi arus bawah terkait siapa yang ideal berpasangan dengan Ahyar Abduh.

Untuk mencari pendamping ideal Ahyar, ia mengaku telah membangun komunikasi lintas partai terutama dengan PPP. Mengingat Partai berlambang Ka’bah ini memiliki kader terbaik yakni Nurdin Ranggarabani masuk nominasi radar pendamping Ahyar Abduh. “Tapi dalam konteks ini, Gerindra harus menjalin koalisi besar karena ingin mencari kemenangan,” sebutnya.

Sebelumnya, calon gubernur NTB, Ahyar Abduh mengatakan, ada beberapa nama yang masuk bursa calon pendampingnya. “Sudah kelihatan dari beberapa nama-nama, tapi saya belum memastikan,” ucapnya.

Ia pun masih  masih terus melakukan kajian-kajian, pertimbangan-pertimbangan untuk beberapa nama berpotensi menjadi calon pendamping di suksesi Pilkada NTB. Selain pertimbangan pribadi yang dijadikan acuan dalam memilih calon pendamping, ia juga akan melibatkan partai koalisi yang akan mengusungnya dalam menentukan pendamping.(yan)