Pakaian Adat Warnai Hari Jadi Lombok Tengah

Pakaian Adat Warnai Hari Jadi Lombok Tengah
BERSALAMAN: Bupati LombokTengah HM Suhaili FT bersalaman dengan salah satu tamu undangan. (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Apel puncak perayaan hari jadi Kabupaten Lombok Tengah ke 72 berlangsung meriah dan khidmat, Minggu (15/10).

Puncak perayaan hari jadi bertemakan ‘Bulan Pesona Mandalika Sholah, Sholeh, Sholoh’ ini berlangsung semarak dan dikemas  lebih meriah. Apel HUT Lombok Tengah dipusatkan di Bencingah Agung Adiguna Alun-Alun Tastura Praya. Acara itu dihadri sejumlah tamu agung dan seluruh PNS lingkup Pemkab Lombok Tengah. Menariknya, semuanya menggunakan baju adat baik Sasak maupun daerah luar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT langsung sebagai inspektur upacara, Ketua DPRD Lombok Tengah H Achmad Puaddi FT selaku pembaca teks pancasila. Upacara tambah semarak, karena berbagai atraksi ditampilkan dalam acara puncak kegiatan HUT tersebut. ‘’Saya atas nama seluruh masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada semua pihak dan tamu undangan  yang memeriahkan hari jadi Lombok Tengah ke 72,” ucap Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT.

Suhaili menyampaikan, momen hari jadi Lombok Tengah ke 72 ini merupakan   momen yang harus dijadikan sebagai suport bagi jajaran pemerintahan sebagai  pelayan masyarakat. Sehingga ikhtiar dalam membangun Gumi Tastura bisa lebih mandiri. Di masa kepemimpinannya bersama  Wakil Bupati L Pathul Bahri masih banyak yang belum bisa diperbuat  kepada  masyarakat.  “Ini merupakan momentum  untuk mengevaluasi diri dalam membangun  daerah Gumi Tastura, sehingga lebih baik kedepanya. Semoga dengan bertambahnya usia Lombok Tengah bisa semakin baik dan lebih maju dari sebelumnya,” ungkapnya.

Menurut Suhaili, dalam membangun  daerah harus dilakukan melalui berbagai Bidang. Sehingga apa yang dilaksanakan  dalam rangka hari jadi Lombok Tengah itu semua untuk kesejahteraan masyarakat. Begitu juga dengan kegiatan apel tersebut, di mana semua peserta menggunakan  baju adat sasak untuk mendukung pengerajin tenun di Lombok Tengah. “Ini juga upaya untuk melestarikan dan mempertahankan  budaya adat Sasak Lombok, “ ucap pria yang juga sebagai Ketua DPD Pantai  Golkar NTB ini.

Ditambahkan Wakil Bupati Lombok Tengah L Pathul Bahri, dirinya selaku pelayan masyarakat terus berkomitmen  untuk ikhtiar membangun Lombok Tengah. Kawasan Ekonomi  Khusus (KEK)  Mandalika Resort saat menjadi sekala  prioritas pemerintah pusat. Beberapa  pembangunan di Kawasan itu seperti Masjdi Nurul Bilad, penataan roi pantai dan pembangunan hotel. “Tahun ini juga mulai dibangun Kampus Poltekpar Negeri  Lombok, dan Kantor Bupati juga akan mulai dibangun. Semua itu tidak lain untuk  kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya seraya mengatakan  Dirgahayu  Lombok Tengah ke 72. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid