PAD Labuhan Haji Ditargetkan Rp 340 Juta

Hasibullah (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Meski Pelabuhan Labuhan Haji belum beroperasi, namun pada tahun 2016 kemarin, Labuhan Haji mampu menyerap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 270 juta.

“Pada tahun 2016 kemarin, PAD yang berhasil didapatkan di pelabuhan hanya sebesar 98 persen dari target sekitar Rp 290 juta. Sehingga pada tahun 2017 ini ditargetkan akan bisa mendatangkan PAD sebesar Rp 340 juta,” ungkap Kepala UPT Pelabuhan Labuhan Haji, Hasibullah, Jumat kemarin (17/3).

Dikatakan, pada saat dinormalkan pada tahun 2016 kemarin bisa menghasilkan PAD yang lumayan banyak. Padahal waktu sterilisasi hanya tiga bulan saja, sehingga untuk bisa mendapatkan PAD yang banyak dari pelabuhan ini, pihaknya akan melakukan sterilisasi kembali. “Rencananya kita akan normalkan kembali pelabuhan ini, namun nanti kita akan koordinasikan dulu untuk menormalkan kembali pelabuhan ini,” jelasnya.

[postingan number=3 tag=”labuhan”]

Sejauh ini Pelabuhan Labuhan Haji sudah bisa digunakan oleh kapal-kapal untuk tempat pembongkaran barang. Namun karena ada proyek pengerukan kolam labuh, meskipun tidak terealiasi, akhirnya beberapa bulan lalu banyak kapal yang tidak jadi bongkar muat. Karena itu, tahun 2017 ini dia optimis bisa mendatangkan PAD sesuai target yang diinginkan.

Disampaikan, Pelabuhan Labuhan Haji memang belum jadi secara maksimal. Namun demi mendatangkan PAD, sejak bulan Februari kemarin pelabuhan ini sudah digunakan sebagai tempat pembongkaran barang.

“Kalau sekarang kita tunggu pengerukan baru dioperasikan. Kita akan mengalami kerugian, jadi harus kita normalkan untuk bisa mendatangkan PAD kabupaten,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum, agar mempercepat pengerukan di Labuhan Haji, sehingga PAD Lotim makin bertambah. “Jadi PU sebagai leading sektor harus mempercepat pengerukan di  pelabuhan,” pintanya. (cr-wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid