Orangtua Murid Pukul Guru Honorer di Lombok Timur

Orangtua Murid Pukul Guru Honorer
KETERANGAN: Guru honorer (korban) pemukulan walimurid kala dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Basarun Mustajab, guru honorer yang mengajar di SDN 4 Rarang, Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur mengalami kekerasan. Niatnya mendamaikan anak didik yang tidak saling sapa malah dipukul oleh orangtua murid.

Guru Agama SDN 4 Rarang, Ahadun, menceritakan awal kejadian ini bermula pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Murid berinisial TA, meminjam penggaris ke salah seorang siswa lainnya berinisial, L.  Namun, karena L sedang mengerjakan tugas yang diberikan guru, L menolak memberikan dan meminta TA menunggu hingga selesai mengerjakan tugas. Namun, TA yang merasa keberatan, marah terhadap L.

“Setelah tidak dikasih pinjam garisan sama L terjadi perdebatan, sehingga guru honorer yang mengajar menegur dan meminta kepada kedua siswanya akur dan tidak bertengkar,” jelasnya.

Usai meminta keduanya saling memaafkan, sang guru mengatakan kepada murid, jika tidak akur, mereka akan dipindahkan ke kelas lain. Spontan saja jawaban menantang keluar dari mulut TA kepada gurunya.

Usai mengeluarkan nada tantangan, murid bersangkutan keluar ruangan dan mengambil handphone dan menelepon orangtuanya. Dalam percakapannya dengan orangtua, ia meminta dijemput.

Berselang beberapa menit kemudian, tiba-tiba datang orang tuanya. Saat orangtua TA datang, yang bersangkutan ditanya hendak mencari siapa.

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut