Operasi Zebra Terus Berlanjut

OPERASI ZEBRA: Hari keenam Pelaksanaan Operasi Zebra di wilayah Lotim, terlihat sejumlah pengendara di tilang Satlantas Polres Lotim karena melakukan pelanggaran berlalu lintas (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Operasi Zebra 2016 yang dilakukan Satlantas Polres Lotim dengan melibatkan tim gabungan dari unsur terkait terus berlanjut. Operasi kini sudah masuk hari ke enam sejak mulai dilakukan tanggal 16  November, dan akan berakhir pada 29 November mendatang.

Sejak operasi dilakukan, ratusan pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran langsung ditilang oleh petugas. Baik itu pengendara roda dua maupun roda empat. Begitu juga dengan operasi hari kemarin. Terlihat puluhan kendaraan roda dua dan empat ditindak tegas oleh petugas, karena berbagai masalah.

“Berhubung ini operasi gabungan, maka semua jenis kendaraan yang di stop,” ungkap Kapolres Lotim melalui Kaur Binops Satlantas Polres Lotim, Iptu I Ketut Parka, Senin (21/11).

Namun lanjutnya, untuk operasi hari ke enam ini, jumlah pengendara yang ditilang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan hari pertama, kedua dan seterusnya. Dari semua pengendara yang di tilang itu, sebagian besar karena tidak menggunakan helm, tidak membawa STNK, SIM dan beberapa pelanggaran lainnya. “Masih didominasi pelanggaran kasat mata, seperti tidak memakai helm,” sebutnya.

Pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran, mereka akan langsung di tilang ditempat. Nantinya para pengendara ini akan menjalani sidang tilang yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Sanksi denda tilang akan langsung sidang di pengadilan,” jelas Parka.

Pelaksanaan operasi ini ditujukan untuk memberikan kesadaran bagi para pengendara, bagaimana berlalu lintas yang benar dan baik. Terutama untuk pengendara yang berstatus pelajar. Jika menggunakan kendaraan ke sekolah, mereka harus memperhatikan keselamatan, menggunakan helm, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Anak sekolah harus tertib dalam aturan berlalu lintas ,” imbaunya.

Hal sama juga sebelumnya dikatakan Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Ruben Palayuka. Dalam operasi ini para pengendara yang melakukan pelanggaran akan diberikan teguran dan penindakan. Namun yang menjadi prioritas selama operasi ini adalah pelanggaran secara kasat mata. Seperti tidak memakai helm dan yang lainnya. Sebab, hal itu dianggap resiko keselamatan akan lebih besar kalau terjadi kecelakaan. “Teguran dan penindakan imbang, sama-sama 50 persen,” ungkapnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid