Operasi Pekat, 23 Kasus Diungkap

OPERASI PEKAT: Sejumlah barang bukti ditunjukkan hasil operasi Pekat yang sudah digelar selama dua pekan. (Fahmy/Radar Lombok)
OPERASI PEKAT: Sejumlah barang bukti ditunjukkan hasil operasi Pekat yang sudah digelar selama dua pekan. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Aparat Polres Lombok Barat mengamankan ratusan liter minuman keras jenis tuak, brem, dan Miras bermerek saat menggelar  operasi Pekat selama kurang lebih dari dua pekan dari tanggal 23 Maret lalu. Kabag Ops Polres Lobar Kompol Kiki Firmansyah menjelaskan, dalam operasi tersebut ada 23 kasus yang berhasil diungkap. Dari puluhan kasus tersebut, satu kasus merupakan Target Operasi (TO), sisanya 22 kasus merupakan kasus non TO dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 32 orang, satu orang tersangka merupakan dari kasus TO.” Tapi hari ini tidak semua tersangka kita hadirkan, “ ungkap Firman, didamping Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Dhafid Siddiq dan Kasubbag Humas Polres Lombok Barat, IPTU Ketut Sandiasa, di Bale Wartawan Polres Lombok Barat, Selasa (7/4).

Barang bukti yang diamankan berasal dari hampir semua kecamatan. Untuk TO berada di wilayah Kecamatan Lingsar, sedangkan untuk target non TO, lokasinya di Kecamatan Labuapi, Kediri, Lembar, Gerung dan Senggigi.”Hampir semua Polsek dilibatkan dalam operasi,” ungkapnya.

Selain Miras, kasus lain yang diungkap yaitu judi togel dan praktek prostitusi, untuk praktek prostitusi diungkap di wilayah Senggigi, dan judi Togel di wilayah Kecamatan Lembar dan Labuapi.

Para pelaku mengaku nekat melaksanakan aksinya karena kesulitan persoalan ekonomi di tengah mewabahnya Corona. Namun alasan tersebut diduga hanya dibuat-buat karena aksi perjudian ini sudah lama dilakukan jauh sebelumnya. Dibuktikan dengan alat judi kartu domino dan kertas nomor angka togel yang sudah lusuh. Alat judi tersebut diamankan beserta barang bukti uang. “Jenisnya judi togel online. Togel ini paling banyak di wilayah Lembar, caranya dengan mengirim pesan,” jelasnya.

Selain mengungkap hasil operasi pekat gatarin, Kabag Ops juga mengingatkan para pengusaha tempat hiburan untuk sementara tidak beroperasi. Khususnya di wilayah Senggigi. Ia meminta tidak ada lokasi yang mengundang aktivitas keramaian untuk mencegah wabah penularan virus Corona.”Kami akan terus imbau dan kointrol tempat hiburan yang mengundang keramaian,” tegasnya

Dalam situasi saat ini, Polres Lobar tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 ini, dengan melaksanakan social distancing dan physical distancing bagi para tersangka yang sudah diamankan.(ami)

BACA JUGA :  Operasi Pekat, Polres KLU Amankan 21 Orang