Ombudsman NTB Apresiasi PPDB Berlangsung Sukses

KONSULTASI : Sejumlah tua wali siswa baru saat konsultasi dengan operator PPDB NTB. (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)
KONSULTASI : Sejumlah tua wali siswa baru saat konsultasi dengan operator PPDB NTB. (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ombudsman Perwakilan NTB menilai pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 berlangsung sukses. Bahkan Ombudsman NTB mengapresiasi pelaksanaan PPDB tahun 2020 ini jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Sejak PPDB dengan sistem zonasi diterapkan laporan masyarakat ke Ombudsman NTB berkurang. Kalaupun ada nanti kita verifikasi sesuai dengan zonanya tapi kalau untuk prestasi dan afirmasi kita tidak bisa berdebat sistemnya baku,” kata Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan NTB M Rosyid Rido kepada Radar Lombok, kemarin.

Dikatakan Ridho, dengan aturan yang dikeluarkan oleh Dikbud tentang PPDB tahun ini pihaknya memberikan apresiasi sebab sejauh ini belum ada pengaduan. Pasalnya, kalau berkaca tahun lalu salah satunya yang paling banyak temuannya yakni memindahkan domisili sebelum PPDB berlangsung. Tapi tahun ini lebih ketat kalau tahun lalu hanya 6 bulan, namun tahun ini 1 tahun domisili, sehingga peluang untuk bermain oleh oknum bisa diminimalisir.

Namun, kata Ridho yang pelru di dorong saat ini adalah pelaksanaan PPDB dengan sisstem zonasi bukan hanya kerja di tingkat dinas, namun lintas sektoral, seperti Dukcapil dan Kemenag NTB. Selain itu, respon Dinas Pendidikan jika ada masyarakat yang mengadu responnya lebih cepat. Selain itu, antara Dikbud NTB dan Kanwil Kemenag NTB telah membangun sistem informasi yang terintegrasi.

“Ini yang kita harapkan Dikbud NTB dan Kanwil Kemenag NTB membangun sistem infromasi yang terintegrasi dalam PPDB tahun mendatang. Misalnya, nanti pendaftaran di dorong secara serentak lebih bagus lagi,” katanya.

Terpisah Koordinator Pelaksanaan PPDB SMA NTB Aryanti Dwiyani mengaku pelaksanaan PPDB tahun ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak.

“Kalau ada keluhan orang tua wali yang melakukan protes, panitia langsung merespon sesuai dengan Juknis dan aturan yang ada,” jelasnya.

Untuk diketahui, pengumuman PPDB dengan sistem zonasi akan berlangsung 8 Juli 2020. Kemudian daftar ulang berlangsung 9 – 11 Juli.

“Yang penting semua anak NTB usia sekolah harus melanjutkan pendidikan ke lebih tinggi,” katanya. (adi)