Oktober, ITDC Mulai Bangun Hotel

PRAYA-PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mulai berbenah.

Mereka mengaku akan mulai membangun hotel di kawasan Mandalika Resort Kuta Kecamatan Pujut, mulai bulan Oktober 2016 ini. Pembangunan ini dilakukan setelah tahun 2015 silam, pihak ITDC lebih fokus membangun infrastruktur jalan menuju kawasan Mandalika Resort. “Selama ini banyak orang yang menilai kalau kami dari pihak ITDC tidak serius membangun di kawasan Mandalika Resort. Padahal selama ini kami terus melakukan upaya agar pembangunan di wilayah selatan tidak terkendala,” kata Humas PT ITDC, Sagung Massayu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin (7/6).

Kata Massayu, terhitung bulan Oktober 2016 mendatang, pihak ITDC akan terfokus terhadap pembangunan fisik berupa pembangunan hotel berbintang. Dimana dalam pembangunan ini investornya langsung ditangani oleh orang Korea.

BACA JUGA :  Progres Jalan Menuju Gerupuk The Mandalika Mencapai 84,9 Persen

Untuk memperlancar pembangunan, pihaknya terus melakukan sosialisasi yang melibatkan pemerintah dan desa setempat. Dimana dalam sosialisasi tersebut terfokus pada masyarakat yang dekat dengan lokasi pembangunan.

Selanjutnya, pihaknya juga tetap menerapkan bina lingkungan bagi para pedagang asongan. Dimana mereka para pedagang diberikan bantuan dan fasilitas. ‘’Dengan bantuan itu maka masyarakat setempat bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,’’ tambahnya.

Selain itu lanjutnya, beberapa pelatihan dan bimbingan juga sudah dilakukan. Dalam pembinaan dan pelatihan tersebut, mereka diberikan pemahaman secara teknis apa saja yang harus dilakukan dan yang lainnya. “Untuk sosialisasi besar-besaran, kami sudah jadwalkan tanggal 15 Juni, sebagai puncak sosialisasi,” sebutnya.

BACA JUGA :  ITDC Sangkal Jadi Penjajah

Gencarnya sosialisasi ini, mengingat ITDC akan segera action melakukan pembangunan di wilayah selatan. Sebab sesuai dengan target 2019, satu Hotel Tohib, sudah berdiri megah dengan jumlah 2000 kamar.

Setelah pembangunan satu hotel selesai, akan dilanjutkan dengan pembangunan hotel lainnya. Dimana beberapa hotel tersebut direncanakan akan di pegang oleh salah seorang investor dari Amerika Serikat atas nama Maria Tovel. Beberapa investor yang sebelumnya sudah menawarkan diri untuk melakukan pembangunan, masih belum jelas. “Yang jelas bulan Juni kita sudah action melakukan sosialisasi. Selanjutnya terfokus terhadap pembangunan,” pungkasnya. (cr-ap)