Oknum Pimpinan Ponpes Diduga Cabuli Santri

IPTU Luk Luk il Maqnun(M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Satreskrim Polres Lombok Tengah sedang menangani kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan salah seorang oknum tokoh agama pimpinan salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes) di Lombok Tengah. Kasus pencabulan ini diduga dilakukan oknum pimpinan ponpes ini kepada para santrinya.

Untuk mengungkap kasus ini, penyidik sudah memeriksa para korban. Namun penyidik masih belum bisa memberikan keterangan terlalu detail karena kasus ini masih didalami. Terduga pelaku juga sedang berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Luk Luk il Maqnun ketika dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum toga ini. Tapi pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail permasalahan itu karena penyidik masih memeriksa saksi-saksi. “Belum diamankan (terduga pelaku, red) dan m ada laporan terkait hal itu (pencabulan, red) karena terlapor masih naik haji. Jadi sekarang tidak ada di Indonesia, kita tunggu saja,” ungkap IPTU Luk Luk il Maqnun, Jumat (7/6).

Baca Juga :  Mobil Terguling, Warga Denpasar Tewas

Luk Luk enggan membeberkan terlalu detail terkait dengan persoalan itu karena kasus ini masih dalam proses lidik. Tapi dia mengaku sudah memeriksa korban. “Dari korban ada dan sudah kita periksa, untuk sementara masih dalam proses penyelidikan. Tapi nanti sudah detailnya karena pelapor masih di luar takutnya kita susah nyari orangnya nanti,” ujarnya.

Baca Juga :  KPK Minta Pemkab Selesaikan Aset Bermasalah

Namun diakui, sejauh ini meski korban yang melapor baru satu orang, namun ada juga indikasi korban lebih dari satu orang. Namun untuk mengungkap hal itu, penyidik masih membutuhkan pendalaman. “Yang jelas laporan ada dan kasus ini dugaan pencabulan, kalau lebih detailnya nanti saja dulu karena terlapor masih belum diamankan karena terlapor sedang naik haji dan kasus ini juga masih lidik,” tandasnya. (met)

Komentar Anda