Oknum Dosen Unram Diusulkan Diberhentikan Sementara Buntut Pelaporan Pelecehan Seksual

Joko Jumadi (Dok)

MATARAM – Satuan tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Mataram (Unram) melayangkan surat ke Rektor Unram, agar Dosen Fakultas Pertanian berinisial AN yang dilaporkan telah melecehkan sejumlah mahasiswi diberhentikan sementara sebagai tenaga pendidik.

“Itu (rekomendasi pemberhentian sementara) hanya dalam rangka pemeriksaan ya, bukan sanksi,” kata Ketua Satgas PPKS Joko Jumadi kepada Radar Lombok, Selasa (18/6).
AN bukan dosen biasa di Unram, tetapi juga dosen pembimbing. Dalam permintaan Satgas PPKS ke rektor, turut meminta agar pihak kampus mengalihkan pembimbingan skripsi dari AN ke dosen lain.

“Untuk mencegah adanya terulang (dugaan pelecehan seksual), satgas merekomendasikan untuk memberhentikan sementara terduga pelaku dan mengalihkan pembimbingan skripsi dan akademik dari terduga pelaku kepada dosen yang lain, sampai satgas menyelesaikan proses pemeriksaan dan penjatuhan sanksi kepada terduga pelaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecanduan Judi, Hagi Curi Laptop Tetangga

Joko masih enggan merinci hasil pemeriksan terhadap korban dan AN. Termasuk modus AN yang dituduh melecehkan sejumlah mahasiswi tersebut. Yang pasti, ia menjamin keberlangsungan pendidikan korban. “Korban saat ini sudah ditangani psikolog dan psikiater dan menjamin hak atas keberlangsungan pendidikan korban,” ungkapnya.

Satgas PPKS Unram sudah menelusuri dugaan pelecehan seksual yang dilakukan AN semenjak menerima laporan tertanggal 30 Mei 2024. Hingga saat ini pemeriksaan masih berlanjut, baik dari kalangan mahasiswi yang diduga menjadi korban maupun AN sendiri. “Untuk kesimpulan dan rekomendasi sanksi (terhadap AN), Satgas PPKS Unram akan menyelesaikan paling lambat 29 Juni 2024,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Unram Lalu Wira Hariadi mengatakan, korban yang melapor itu sekitar 2 atau 4 orang. Rata-rata mahasiswi semester akhir. Kejadiannya bermula dari korban yang tengah konsultasi skripsi. Sedangkan dosen tersebut sebagai dosen pembimbing. “Kronologisnya sama semua, ketika (korban) lagi konsul skripsi. Bapak (AN) ini kan dosen pembimbing korban. Kejadiannya di rungan si bapak (AN),” sebutnya.

Baca Juga :  Kasus Penyerangan Polisi di Karang Taliwang, Polresta Mataram Periksa Ketua PAN Cakranegara

Berdasarkan informasi yang dihimpun ada banyak mahasiswi yang menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan AN. Kejadian tahun 2024, terakhir Mei.
“Korbannya banyak, cuma tidak berani melapor. Korbannya rata-rata semester akhir. Ada juga sih beberapa mahasiswi semester bawah, tapi mereka tidak berani melapor karena takut,” katanya.

Persoalan tersebut sudah dilaporkan ke Satgas PPKS Unram. Pihak satgas telah memeriksa korban dan terlapor. Wira berharap oknum dosen tersebut dihukum setimpal atas perbuatan. Karena aksinya itu diduga sudah dilakukan bertahun-tahun. (sid)

Komentar Anda