OJK NTB Tuntaskan Vaksinasi Dosis Kedua untuk Sektor Jasa Keuangan

vaksinasi-sektor-jasa-keuangan
DIVAKSIN : Salah seorang pegawai perbankan di Pulau Lombok saat divaksin dosis kedua oleh petugas di Auditorium H Abu Bakar Unram, Sabtu (21/8).

MATARAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi menggandeng Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia Cabang NTB menuntaskan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua bagi 2.200 orang pegawai industri jasa keuangan, yang berlangsung di Gedung Auditorium H Abu Bakar Unram, Sabtu – Minggu (21-22/8). Bahkan, tak hanya itu, keluarga sektor jasa keuangan dan masyarakat umum juga iktu vaksinasi dosis kedua. Sebelumnya, vaksinasi dosis pertama dilaksanakan di Gedung Al Ihsan Ampenan, beberapa waktu lalu.

Kepala OJK Provinsi NTB Rico Rinaldy mengatakan program vaksinasi sektor jasa keuangan di NTB ini dilakukan sebagai salah upaya mendukung program pemerintah untuk mencapai herd immunity. Dengan demikian, jika herd immunity itu sudah tercapai, maka diharapkan perekonomian NTB bisa bangkit dan bergerak membaik.

“Vaksinasi dosis kedua ini diharapkan bisa mencapai herd immunity di NTB. Terlebih lagi, sektor jasa keuangan juga sangat vital dalam perekonomian masyarakat di NTB,” kata Rico Rinaldy.

Dalam pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Unram tersebut, semua pegawai dan juga keluarga sektor jasa keuangan yang ada di Pulau Lombok berdatangan. Meski demikian, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan menjaga jarak, pengecekan suhu tubuh, dan menyiapkan handsanitizer. Kedatangan peserta vaksinasi juga secara bertahap, sehingga petugas atau vaksinator yang dilibatkan berasal dari RSUP NTB, RSUD Mataram, RS Mata NTB dan RS Pendidikan Unram nampak cermat dan teliti dalam menyuntik ke peserta vaksinasi.

“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini berjalan lancar dan sukses,” ungkap Rico.

Rico mengaku pelaksanaan vaksinasi untuk sektor jasa keuangan di Pulau Sumbawa juga akan dilaksanakan. Bahkan, sudah datang pasokan vaksin sebanyak 2000 dosis vaksin yang siap didistribusikan ke Pulau Sumbawa.

“Untuk jadwal vaksinasi dosis pertama untuk sektor jasa keuangan di Pulau Sumbawa, masih diatur,” terang Rico.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi mengapresiasi dan berterima kasih kepada OJK, BI dan BEI yang telah ikut membantu pemerintah daerah melaksanakan vaksinasi dalam rangka meningkatkan capaian herd immunity. Terlebih lagi, NTB dalam waktu dekat memiliki banyak event berskala nasional dan internasional.

“Ingin kita pastikan masyarakat punya imunitas tinggi, sehingga masyarakat bisa beraktivtas normal. Apalagi banyak event besar, sehingga bisa tercapai herd immunity. Ini ikhtiar kita bersama,” kata Gita. (luk)

BACA JUGA :  Mekaar Hadir Menghadang Rentenir