OJK  NTB Akan Undang Usaha Pegadaian Swasta

MATARAM – Asosiasi  Pegadaian Masyarakat (APM) NTB menyambut baik terkait respon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB yang akan mengundang para pemilik pegadaian swasta untuk mendapatkan pemahaman terkait aturan usaha pegadaian swasta

“Kami mendukung dan menyambut baik undangan OJK dalam rangka memberikan edukasi dan sosialisasi tentang usaha pegadaian swasta,” kata Sekretaris APM NTB Akhmad Kholil Bisri, Sabtu (3/12).

OJK Provinsi NTB akan mengundang sejumlah pengusaha pegadaian swasta pada Kamis tanggal 8 Desember 2022 untuk sosialisasi tata cara pendaftaran izin usaha pegadaian .

“Kami sendiri telah bersurat secara resmi pada tanggal 28 November 2022. Besar harapan kami agar tidak ada dulu tindakan-tindakan apapun kepada anggota kami selama proses perizinan berjalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebutuhan Tinggi, Pegadaian pun Ramai

Kepala OJK NTB Rici Rinaldy mengatakan bahwa dalam waktu mengundang para pemilik perusahaan pegadaian untuk diberikan sosialisasi terkait kewajiban memiliki izin usaha pegadaian.

“Kita berharap usaha pegadaian swasta ini nantinya setelah mendapatkan informasi aturannya, supaya segera mengurus pengajuan izin usaha ke OJK,” terang Rico.

Aturan terkait kewajiban usaha pegadaian swasta memiliki izin yang dikeluarkan OJK  sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.06/2016 tentang Usaha Pegadaian Swasta.

Rencananya OJK NTB akan menghadirkan narasumber dari Pemgawasan Pegadaian dari OJK Pusat, dan juga menghadirkan dari anggota Satgas Waspada Invesfasi (SWI) NTB, seperti Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, Diskominfotik NTB, dan Polda NTB.

Baca Juga :  Pegadaian Hadirkan Kredit Multiguna

“Kita berharap nantinya usaha pegadaian swasta di NTB mendaftarkan izin baru melaksanakan kegiatan usahanya,” harap Rico.

Sementara itu, Bisri menambahkan, sudah ada 8 usaha pegadaian swasta yang sudah tergabung dalam APM NTB yang akan segera mengurus izin ke OJK. Kedelapan usaha pegadaian swasta itu, yakni Nada gadai, PT. Gadai Eva Group, Sentral Gadai, Jasa Jaya Mas Majan (JMM), Utama Gadai Seluler, Rumah Gadai, Irsyad Gadai dan PT. Cahaya Kartika Group.

“Kami berharap nantiny OJK memberikan pendampingan dalam proses pengajuan izin usaha pegadaian kepada anggota APM NTB,” imbuhnya. (luk)

Komentar Anda