OJK NTB Ajak UMKM Waspadai Investasi Bodong

Farid Faletehan (IST/RADAR LOMBOK )

MATARAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Nusa Tenggara Barat untuk mewaspadai dan menghindari banyaknya tawaran investasi bodong yang memberikan iming-iming keuntungan tidak masuk akal.

“UMKM kita jangan cepat percaya dengan tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar. Karena banyak investasi bodong yang menawarkan keuntungan besar,” kata Kepala OJK NTB Farid Faletehan dalam webinar kerja sama OJK bersama NTB Mall yang mengambil tema ‘Edukasi keuangan syariah bagi UMKM di NTB’, Rabu (24/2). Webinar yang diikuti sekitar 250-an pelaku UMKM di NTB tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj Niken Zulkieflimansyah.

Menurut Farid, sekarang ini cukup marak penawaran investasi bodong menyasar masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM yang dinilai memiliki uang lebih. Karena itu, sudah semestinya pelaku UMKM untuk tetap mewaspadai maraknya investasi bodong yang justru akan merugikan mereka tersebut.

Selain itu, Farid juga mendorong pelaku UMK bisa naik kelas. Karena persoalan yang banyak dialami oleh pelaku UMKM adalah, meski banyak uang, tapi masih kesulitan dalam pengelolaan keuangan mereka.

“Kadang-kadang sudah menghasilkan, tapi kesulitan untuk mengelola keuangan mereka dan disinilah pentingnya edukasi keuangan. Kita ingin UMKM punya target untuk naik kelas,” ungkap Farid.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK NTB Hj Niken Zulkieflimansyah menyambut baik pelaksanaan webinar  Edukasi keuangan syariah bagi UMKM di NTB dengan menghadirkan banyak narasumber, baik dari OJK pusat, pasa modal, hingga dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kantor Pusat.

“UMKM menjadi penopang ekonomi terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. Karena itu, UMKM harus bisa berinteraksi dengan industri keuangan, terlebih perbankan syariah,” kata Hj Niken.

Niken menyebut saat ini telah ada NTB Mall selaku platform e-Commerce di NTB dalam rangka membantu promosi dan pemasaran berbagai produk hasil karya UMKM lokal NTB. Saat ini baru ada  1000 jenis produk UMKM yang sudah masuk platform e-Commerce NTB Mall, baik secara online maupun offline.

“Kehadiran NTB Mall ini untuk menjembatani promosi dan pemasaran produk lokal UMKM NTB,” harapnya. (luk)