Nurul Terhenti di Perempat Final IFSC World Cup 2022

TAMPIL : Penampilan Nurul Iqamah dan terhenti di perempat final. (IG NURUL FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Salah satu atlet Panjat Tebing putri andalan NTB, Nurul Iqamah terhenti di perempat final International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2022. Pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang digelar di Jakarta tersebut, Nurul turun di nomor speed.

“Nurul hanya sampai perempat final, dia cuma berada di peringkat keenam,” kata Ketua Harian Pengprov FPTI NTB Adi Hendra Susanto, Selasa (27/9).

Nurul bersama empat atlet putri Indonesia lainnya lolos dari babak kualifikasi. Mereka adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Narda Mutia Amanda, Rahmayuna Fadillah, dan Alivany Ver Khadijah. Pada babak kualifikasi, Nurul berada di peringkat keenam dengan catatan waktu 7,21 detik.

Peringkat pertama diambil Made Rita Kusuma dengan waktu 6,75 detik. Narda yang berada di peringkat ketujuh dengan waktu 7,29 detik juga lolos dari kualifikasi. Rahmayuna harus puas di posisi sebelas setelah finish dengan waktu 7,42 detik. Sementara itu, Alivany mencatatkan namanya di urutan 13 dengan waktu terbaik 7,63 detik.

Baca Juga :  Zulkarnain Persembahkan Medali untuk PWI NTB di Porwanas Malang

Indonesia baru pertama kali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah IFSC Climbing World Cup. Terdapat total 27 negara yang berpartisipasi dalam perhelatan ini. Tim merah putih berisi 22 atlet nomor speed. Terdiri 12 putra dan 10 putri. Meskipun meloloskan lima atlet putri dari kualifikasi, atlet putri Indonesia tidak bisa menyumbang medali.

Satu persatu gugur di babak selanjutnya. Desak Made Rita, Rahmayuna, dan Alivany gagal melaju ke delapan besar. Sementara itu, Narda dan Nurul takluk di perempat final. Nurul mencatatkan waktu terbaik 7,02 di perempat final.

Baca Juga :  Atlet Menembak Mataram Boyong 8 Medali di Kejurnas

”Nurul sudah tampil bagus. Karena catatan waktunya semakin bagus. Ini yang terbaik yang sudah diraih tim putri Indonesia di nomor speed,” tandasnya.

Berbeda dengan sektor putri, atlet putra Indonesia herhasil meraih medali emas di nomor speed. Medali emas diraih Aspar setelah mencatatkan waktu 5,39 detik. Babak final mempertemukan all Indonesia. Aspar harus adu cepat dengan Kiromal Katibin yang harus puas dengan medali perak, Sementara medali perunggu diraih Long Cao asal China. (rie)

Komentar Anda