Nurul Adha : Pemkab Harus Bantu Penderita Kanker

Hj. Nurul Adha Muharrar (Dok/Radar Lombok)

GIRI MENANG-Keprihatinan diungkapkan anggota Komisi IV (Kesehatan) DPRD Lobar Hj. Nurul Adha terhadap cukup banyaknya warga penderita kanker asal Lombok Barat yang terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Sanglah Bali. Selama menunggu pasien di rumah sakit setempat, keluarga harus mengeluarkan biaya tidak sedikit.

Inaq Minerah misalnya. Ia adalah penderita kanker payudara asal Dusun Gunung Gundil Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar yang terpaksa tidak bisa berlama-lama di Bali karena kehabisan bekal. Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan tetap tidak bisa meng-cover biaya hidup selama di Bali. Apalagi jika harus menyewa kos. “Persoalan semacam ini perlu dipikirkan juga oleh pemerintah, karena BPJS sendiri terbatas untuk pelayanan kesehatan saja. Sementara untuk biaya ke sana dan hidup di sana tidak ditanggung,” terangnya, Selasa (14/3).

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Kalau mengharapkan bantuan dari dana Badan Amil Zakat Nasional Lobar, tentu tidak terlalu banyak dan tidak mencukupi. Harus ada solusi-solusi lain dari pemerintah untuk bisa hadir di tengah-tengah kesulitan mereka. Apakah nanti akan diambilkan dari dana tak terduga ataupun anggaran lain yang diperuntukkan untuk membantu warga yang sedang membutuhkan. Tetapi tentunya anggaran yang sudah diatur oleh regulasi yang ada. “Tanggung jawab siapa rakyat miskin ini? Kalau hanya mengandalkan dana Baznas saya rasa tidak cukup,” jelas politisi PKS ini.

Pihaknya sendiri berencana akan memanggil Dinas Kesehatan Lobar dan Dinas Sosial Lobar untuk dimintai klarifikasi terkait persoalan ini. Rencananya akan dibahas pada rapat Komisi IV berikutnya. “Akan segera dipanggil. Sebenarnya hari ini ada rapat komisi namun batal. Karena beberapa anggota lebih banyak berhalangan,” tandasnya.(zul)