Nurjati Jabat Pelaksana Harian Bupati Sembilan Hari

DISERAHKAN: Asisten I Setda NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih menyerahkan SK Pelaksana Harian Bupati KLU kepada Penjabat Sekda KLU Raden Nurjati disaksikan mantan Bupati KLU Najmul Akhyar. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Gubernur NTB Zulkieflimansyah menunjuk Penjabat Sekda KLU Raden Nurjati menjadi Pelaksana Harian Bupati KLU. SK penunjukan ini diserahkan oleh Asisten I Setda NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih kepada Raden Nurjati, Rabu (17/2). “Pelaksana Harian Bupati akan menjabat selama sembilan hari ke depan,” ujar Baiq Eva Nurcahyaningsih.

Seperti diketahui, Najmul Akhyar-Sarifudin resmi melepas jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati KLU per 16 Februari 2021. Sejatinya pelantikan Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan sebagai Bupati dan Wakil Bupati KLU terpilih hasil Pilkada 2020 akan dilaksanakan kemarin, tetapi diundur oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga 26 Februari, karena masih ada hasil pilkada daerah lain di NTB yang digugat di MK. Untuk itu ditunjuk Pelaksana Harian Bupati, guna mengisi kekosongan kepala daerah.

Baiq Eva berharap, kerja-kerja Pelaksana Harian Bupati bisa berlangsung efektif karena didukung oleh sumber daya OPD memadai. Utamanya dalam upaya menekan kasus covid-19 dengan gencar mengampanyekan protokol kesehatan dan vaksinasi. “Bagi Kepala Bappeda diminta segera me-refocusing untuk mengakomodir proses pendistribusian vaksinasi,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati KLU nantinya akan dilangsungkan virtual pada 26 Februari itu. Pelaksana Harian Bupati diminta mempersiapkan segala sesuatunya di daerah.

Pemerintah Provinsi NTB lanjutnya, berterima kasih atas purna-tugasnya Bupati dan Wakil Bupati KLU (2016-2021) Najmul Akhyar-Sarifudin. “Capaian pembangunan sudah banyak dilakukan semoga menjadi catatan amal ibadah,” ucapnya.

Sementara itu, mantan Bupati KLU Najmul Akhyar yang hadir dalam penyerahan SK Pelaksana Harian Bupati itu mengatakan, Gubernur pastinya telah memiliki penilaian hingga Raden Nurjati diminta sebagai Pelaksana Harian Bupati. Diharapkan seluruh OPD bisa bekerja sama dengan Raden Nurjati dalam membangun daerah.

Najmul juga menyampaikan harapannya untuk percepatan pembangunan rumah tahan gempa (RTG). Ia menyayangkan tim validasi data RTG yang semestinya sudah di-SK-kan di masa kepemimpinannya, ternyata belum diajukan. “Kepada Pelaksana Harian Bupati, mengingat kondisi ini adalah musim hujan, penting kiranya upaya tersebut untuk ditindaklanjuti,” harapnya.

Sementara itu, Raden Nurjati mengungkapkan, dirinya selalu teringat pesan Najmul bahwa beban itu kian hari kian berat. Untuk itu, perlu berdoa agar bahu dikuatkan. Ia melihat kepala OPD saat ini kian optimistis. Banyak penghargaan yang diterima mulai dari perencanaan hingga enam kali meraih WTP berturut-turut.

Dalam sembilan hari ke depan, ia berharap ada kebersamaan dan keharmonisan dengan OPD, mulai dari bawah hingga atas. “Mari tetap membangun kebersamaan dan keharmonisan,” imbuhnya. (flo)