Nunggu Dipinang, Ferdian Aktif Blusukan

Ferdian Aktif Blusukan
BLUSUKAN: Kandidat calon wakil bupati Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah saat turun menyapa warga, kemarin.(ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Keinginan Ferdian Elmansyah untuk mewarisi tahta sang ayah bukan sekadar kabar burung. Anak sulung Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT itu mulai menunjukkan keseriusannya terjun di pecaturan politik.

Bahkan, ia tak lagi bersembunyi di bawah ketiak popularitas sang ayah. Dia juga tak mau jumawa dengan berlindung di balik punggung keluarga besarnya, Yatofa Bodak. Ferdian mulai blusukan menyapa calon pemilih. Ia menyapa rakyat bawah untuk mengumpulkan sipatisan dan dukungan.

Ferdian sendiri tak menjagokan diri sebagai calon bupati. Ia memilih calon wakil bupati karena sadar akan usinya yang baru belajar politik. Sebab itu juga, ia mendaftar di sejumlah partai politik sebagai calon wakil bupati. ‘’Kita turun ke untuk menyapa masyarakat sembari belajar politik,’’ ujar Ferdian kepada Radar Lombok, Rabu (22/1).

Dalam hal ini, Ferdian mengaku siap berpasangan dengan siapa saja. Yang terpenting adalah satu visi dan misi dalam membangun Lombok Tengah. Dan yang terpenting baginya apa yang dilakukan ke depan bisa sejalan dalam memperhatikan para pemuda di gumi Tatas Tuhu Trasna. “Perkembangan politik masih santai aja, saling menjajaki sambil tunggu dipinang sama yang se-visi dan mau mendengarkan gagasan anak muda. Kalaupun ada kabar berpasangan dengan wakil bupati saat ini, alhamdulillah kita hargai pertimbangan seperti itu,” terangnya.

Sejauh mana komunikasi politik Anda dengan Wakil Bupati HL Pathul Bahri? Ferdian tak menafikan komunikasi tetap dilakukan dengan Pathul Bahri. Pembicaraan itu bahkan sudah sampai pada tahap pinang meminang. Meski demikian, pembicaan itu sifatnya belum resmi. Sehingga ia belum bisa menargetkan kapan akan mengumumkan paketnya. Meski kabar yang tersiar, bahwa paket Pathul-Ferdi dipastikan sudah hampir final. “Tapi itukan belum secara resmi. Ibarat orang menikah jika kita pengantin wanita, menunggu dipinang. Kalau untuk nama pasangan memang tidak ada target kapan disampaikan. Yang jelas ketika pendaftaran pada bulan Juni mendatang yang meminang sudah ada. Saat ini kita menunggu dipinang,” jelas Ferdian.

Kandidat berslogan Muk Misal? ini menegaskan, yang jelas sejauh ini pihaknya sudah mengikuti beberapa proses sebagai bentuk ikhtiar dengan mendaftar di beberapa partai, seperti partai Golkar, Gerindra, Nasdem, PKS, dan PKB. “Jadi kita tetap incar kursi wabup. Karena tidak ingin muluk-muluk, dan ini bukan sekadar jabatan. Makanya kita kaji diri,” terangnya.

Disampaikan juga, sekarang lebih fokus untuk keliling silaturrahim sambil menyerap ilmu dan aspirasi dari masyarakat, khususnya pemuda. Karena baginya keikutsertaan untuk maju di pilkada mendatang, bertujuan menstimulan pemuda lainnya untuk lebih berani “show off” dalam hal positif, terutama berkontribusi buat daerahnya. “Saya ingin bagaimana pemuda bisa berbuat baik dari gubuk dusun dasan sampai kabupaten. Karena itu sudah jadi tugas kita pemuda mengembangkan. Dan kaitan dengan politik memang beberapa tokoh politik sudah saya komunikasi dan juga diskusi,” tegasnya.

Dia mengaku, komunikasi politik dengan berbagai elemen ini dilakukan karena tidak terlepas dari masukan orang tuanya, HM Suhaili FT. Apapun yang ia lakukan sudah mendapatkan restu dari orang tuanya. “Jadi kita sudah komunikasi dengan semua tokoh, termasuk Mamiq (Pathul Bahri) dan itu atas restu Bapak (HM Suhaili FT, red). Karena setiap langkah harus dengan restu orang tua. Kapasitas beliau di situ sebagai orang tua, bukan sebagai bupati,” tandasnya. (met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid