NTB Yakin Menangkan Semua Cabang Lomba MTQ

MATARAM – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-26 menjadi peluang emas bagi Provinsi NTB untuk mencetak sejarah dan prestasi sebaik mungkin.

Menjadi tuan rumah tentunya banyak  kelebihan dibandingkan bertanding di luar daerah.Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, Fathurahman mengatakan, dirinya yakin wakil NTB akan memberikan  prestasi terbaik. “Insya Allah, kita yakin bisa menang di semua cabang yang dilombakan. Tidak ada cabang andalan, semua wakil kita adalah orang-orang terbaik,” ucapnya kepada Radar Lombok  usai menggelar jumpa pers di Media Center kantor Gubernur, Senin kemarin (25/7).

Disampaikan Fathurahman, MTQ tahun 2016 melombakan 7 cabang dan 18 golongan. Provinsi NTB sebagai tuan rumah, yakin mampu menang disemua cabang tersebut. Mulai dari cabang Tilawah Al-Qur’an, golongan tartil putra/putrid, golongan anak-anak putra/putrid, remaja putra/putri, dewasa putra/putri, golongan cacat netra putra/putrid dan jga golongan Qira’at putra/putri.

Selanjutnya ada juga cabang Tahfidz yang terdiri dari golongan 1 juz dan tilawah putra/putri, 5 juz dan tilawah putra/putrid, golongan 10 juz, 20 juz dan 30 juz. “Tilawah kan kita cukup berprestasi, bahkan perwakilan kita pada tahfiz 10 juz sudah menjuarai Asia Fasifik,” ungkapnya.

Kemudian ada cabang tafisr, yang terdiri dari tafsir bahasa Arab putra/putrid, tafsir bahasa Indonesia putra/putrid dan tafsir bahasa Inggris putra/putri. Kemudian Fahmil Qur’an golongan Tsanawiyah dan Aliyah. Berikutnya cabang Syahril Qur’an golongan Tsanawiyah dan Aliyah.

BACA JUGA :  Khairurrazaq Masuk 10 Besar MTQ Tingkat Dunia

Terakhir cabang Khat Alqur’an, ada golongan naskah, hiasan, dekorasi dan kontemporer. “Perwakilan kita sudah kita bina sejak tahun lalu sampai sekarang, sebagai tuan rumah kita benar-benar sudah persiapkan dengan baik agar bisa persembahkan yang terbaik,” ujar Fathurahman.

Disinggung soal prestasi NTB pada MTQ ke-25 tahun 2014 di Kepulauan Riau yang tidak masuk 10 besar, Fathurahman menilai hal itu bukan berarti NTB tidak mampu bersaing. Prestasi menurun tahun 2014 lalu malah bisa dijadikan pelajaran berharga untuk memperbaiki prestasi tahun ini.

Menjadi tuan rumah, tentunya bisa membawa keberkahan. Hal itu bisa dilihat dari Juara Umum MTQ XXV tahun 2014 lalu, Riau selaku tuan rumah berhasil menjadi yang terbaik padahal prestasinya di MTQ XXIV 2012 hanya pada urutan ke-8. “Kita tidak pasang target ya, intinya kita yakin bisa berikan yang terbaik,” tutupnya.

Hal yang sama disampaikan salah satu Pembina peserta MTQ perwakilan NTB Dr M Zaidi Abdad. Menurutnya, semua peserta asal NTB telah berlatih keras selama ini. “Insya Allah kita bisa masuk lima besar,” katanya. (zwr)