NTB Tuan Rumah Sail Indonesia Moyo Tambora

Momentum Strategis Kebangkitan Pariwisata NTB

NTB Tuan Rumah Sail Indonesia Moyo Tambora 2018
NTB Tuan Rumah Sail Indonesia Moyo Tambora 2018

MATARAM—Tahun ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Sail Indonesia 2018. Kegiatan pelayaran skala internasional bertajuk Sail Moyo Tambora 2018 yang berlangsung selama hampir setengah bulan, 9 – 23 September ini akan diikuti 140 kapal yacht (tiang tinggi) dari 38 negara, yang pembukaannya akan dilaksanakan di Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada Minggu, 9 September 2018 mendatang.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL Moh. Faozal, penyelenggaraan Sail Indonesia 2018 yang dipusatkan di NTB, khususnya di pulau Sumbawa ini diharapkan dapat menjadi pemicu kebangkitan sektor pariwisata, pascagempa beberapa waktu lalu yang sempat meredupkan kepariwisataan NTB.

“Sail Moyo Tambora 2018 ini merupakan momentum strategis bagi NTB untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata. Dengan pusat penyelenggaraan di pulau Sumbawa, selain sebagai ajang promosi, sekaligus untuk mengangkat berbagai potensi yang ada di Sumbawa, yang keindahan alam dan keragaman seni budayanya juga tidak kalah uniknya dengan yang ada di Lombok,” kata Faozal, Selasa kemarin (4/9).

Dijelaskan Faozal, rangkaian kegiatan Sail Indonesia sendiri memiliki nilai investasi mencapai Rp 450 triliun, dimana investasi di NTB kurang dari lima persen. Artinya, kegiatan Sail Indonesia, yang tahun ini dipusatkan di NTB bertajuk Sail Moyo Tambora 2018, bukan hanya sekedar ajang promosi industri pariwisata saja. Lebih dari itu, juga terkait investasi, ekonomi kreatif, dan lainnya.

Rute start pelayaran ratusan kapal-kapal yacht dari berbagai negara itu tahun ini ada dua lokasi, yaitu sebagian dari arah barat start di Singapura, dan sebagian dari arah timur start di Darwin, Australia. “Bahkan para peserta ini telah mulai berlayar sejak awal Juni lalu, untuk kemudian berlayar di perairan Indonesia, menuju lokasi puncak kegiatan di Labuhan Badas di Teluk Saleh, yang juga menjadi bagian dari kawasan minapolitan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Gunung Tambora) di Pulau Sumbawa.

Disampaikan Faozal, even kemaritiman yang lokasi kegiatannya digilir setiap tahun ini terbukti berhasil mengangkat nama-nama daerah sebagai ikon pariwisata. Mulai dari Sail Bunaken Sulawesi Utara tahun 2009, Sail Banda Ambon, Sail Komodo, Sail Wakatobi, Sail Morotai, hingga Sail Sabang Aceh. Sehingga diharapkan Sail Moyo Tambora tahun 2018 dapat membangkitkan dan sebagai starting poin pariwisata di pulau Sumbawa.

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut