NTB Target Swasembada Telur Tahun Ini

Hj Budi Septiani (Irwan/radarlombok.co.id)

MATARAM – Kebutuhan telur di Provinsi NTB sangat tinggi. Namun sayang produksi dalam daerah masih minim.

Untuk mendukung ini, Pemprov akan mengembangkan satelit unggas untuk mandiri pangan khususnya telur dan daging ayam. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Hj Budi Septiani menjelaskan tahun 2020 kebutuhan telur di NTB mencapai 1,3 juta butir per hari. Sementara peternak di NTB hanya mampu memproduksi 600 ribu butir telur setiap harinya. ” Dengan jumlah itu tentunya kita masih membutuhkan telur dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari kita, “katanya.

Dengan jumlah itu katanya, pada tahun 2020 Pemprov NTB sudah menggenjot produksi telur dan ayam. Lalu di tahun 2021 ini, pemerintah sudah menetapkan sekitar 100 lebih kelompok penerima manfaat. ”Dengan adanya tambahan peternak petelur ini, maka kita bisa menghasilkan sekitar 1 juta butir telur dalam perhari. Dengan demikian, kita tentunya bisa menekan inflasi. Sekarang kita optimis tahun 2021 sampai 2022 ini kita sudah swasembada (telur), “ujarnya.

Agar menghasilkan telur yang banyak, pemerintah tentunya bukan hanya membuat kelompok kemudian diberikan modal saja, tetapi ada pelatihan dan pembinaan yang dilakukan. Diakuinya, yang masih menjadi kendala seperti ketersediaan pakan. Padahal pakan ini mempengerahui persentase tingkat keberhasilan dari ternak itu sekitar 70- 80 persen.” Sehingga untuk mendukung ini, semua kabupaten sudah memahami tingkat kesuksesan peternak itu dari adanya pakan. Bahkan kabupaten Lombok Tengah sudah memiliki bank pakan untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat kita,” jelasnya. (wan)