NTB Siaga Usai Ledakan Bom Makasar

SIAGA: Pasca ledakan bom di Makasar, pihak TNI-Polri di NTB kini dalam keadaan siaga, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM — Mengantisipasi aksi teror yang terjadi di Gereja Kathedral Makasar, Sulawesi Selatan, Minggu kemarin (28/3), pihak TNI dan Polri di Provinsi NTB kini dalam kondisi siaga.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa sebagai upaya antisipasi, pihaknya menggelar patroli bersama TNI menyasar rumah ibadah, khususnya gereja. “Jadi hari ini kami menggelar patroli bersama TNI ke beberapa gereja, khususnya yang mau ibadah pada malam hari,” ujarnya, kemarin.

Beberapa gereja yang dimaksud, yakni Gereja GPIB Mataram di Jalan Bung Karno Mataram, Gereja Immacullata Samping Kodim 1606/Lobar di Jalan Pejanggik Kota Mataram, Gereja Bethel Rock Jalan Jelantik Gosa Gebang, Kota Mataram, dan Gereja Santo Antonius Padua.

Patroli ini kata Artanto, selain mengecek keamanan juga untuk memberi imbauan kepada masyarakat agar tidak panik. “Kami minta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya. Wilayah NTB terpantau kondusif,” ujarnya.

BACA JUGA :  MLGS 2017 Sisakan Masalah, Kadis Pariwisata Kecewa

Untuk seluruh anggota Polri yang ada di NTB, Artanto meminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Baik itu di markas maupun saat bertugas di lapangan. “Kita tidak boleh under ustimate, tetapi harus over ustimate,” ujarnya.

Tidak hanya Polri, TNI juga demikian. Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani juga  menginstruksikan kepada satuan Kodim jajarannya untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan di wilayah masing-masing. Ia juga mengintruksikan jajarannya meningkatkan penjagaan di tempat ibadah, terutama gereja.

Menurut Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, hal itu dilakukan sebagai langkah konkret untuk menjaga berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di NTB, terutama menjelang dan selama perayaan Paskah umat kristiani.

“Berikan rasa aman bagi saudara-saudara kita umat Nasrani melaksanakan ibadah dengan melakukan penebalan pengamanan ditempat ibadah khususnya Gereja,” ujar Jenderal Bintang Satu itu.

BACA JUGA :  FKPT Se-Indonesia Mengutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar

“Cek langsung kesiapan pengamanan, periksa setiap orang yang masuk ke Gereja untuk ibadah,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada para tokoh agama umat Kristiani, baik Pastur, Romo maupun Pendeta untuk menyampaikan kepada seluruh umat Nasrani di NTB, agar tetap tenang dan tidak panic. Karena TNI Polri di NTB siap menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan ibadah, apalagi menjelang perayaan hari Paskah.

Alumnus Akmil 1993 itu juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat NTB untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, keharmonisan dan kerukunan umat beragama, dengan harapan terciptanya rasa aman dan nyaman yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di NTB.

“Mari kita jaga NTB ini agar tetap aman dan nyaman bagi masyarakat dengan tidak melihat suku, agama atau yang lainnya,” tandasnya. (der)