NTB Hanya Kebagian Dua Paket Jalan dari DAK

H Syarifudin Janwari (Irwan/radarlombok.co.id)

MATARAM – Provinsi NTB hanya kebagian anggaran untuk dua paket peningkatan dan pemeliharaan jalan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kedua paket proyek ini tengah ditender oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR H Syarifuddin mengakui tahun 2021 ini NTB hanya kebagian dana untuk dua paket saja yang dananya dari pemerintah pusat yang dananya bersumber dari DAK. Dua paket ini ada di wilayah Kota Bima dan satu paket ada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Padahal, pemerintah meminta dana yang besar untuk menyelesaikan persoalan jalan. ” Yang kita minta banyak tetapi yang diberikan hanya dua paket saja,”katanya.

Kedua ruas jalan yang dibiayai DAK tahun ini yakni ruas jalan Kawinda Toi – Piong di Kota Bima dengan pagu anggaran sekitar Rp 34 miliar. Selain itu juga, ada pemeliharaan berkala jalan Penujak – Tanak Awu – Montong Ajan Kabupaten Lombok Tengah dengan pagu anggaran sekitar Rp 10 miliar.” Hanya itu saja yang kita kerjakan, sementara yang lain belum ada,” tambahnya.

Ia mengatakan, minimnya anggaran untuk proyek jalan dari DAK ini dampak pandemi Covid-19. Beruntung saja, NTB masih memiliki dana percepatan yang saat ini masih dalam proses pelalangan mengingat kondisi jalan ini, masih banyak yang membutuhkan perbaikan. ”Melihat pekerjaan jalan berasal dari DAK ini yang sangat sedikit, maka kita melakukan percepatan pelelangan. Kita tidak mau dilakukan refocusing seperti tahun sebelumnya. Sehingga hal yang dilakukan adalah percepatan pelelangan. (wan)