NTB akan Perbanyak Hafidz Alquran

NTB akan Perbanyak Hafidz Alquran
PERBANYAK HAFIDZ : Wakil Gubernur, H Muhammad Amin bersalaman dengan ustadz KH Mohammad Arifin Ilham Haul ke-3 tahun wafatnya TGH Mustofa Umar Abdul Aziz di Ponpes Al-Aziziyah, Kapek, Gunungsari, Lombok Barat, Minggu kemarin (14/5). (HUMAS PEMPROV FOR Radar Lombok)

GIRI MENANG – Provinsi NTB telah dikenal sebagai daerah seribu masjid.

Penduduk daerah yang sedang memajukan pariwisata ini juga mayoritas beragama muslim. Namun, para penghafal Alquran jumlahnya tidak begitu banyak.

Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memiliki keinginan untuk mencetak banyak hafidz kedepannya. “Kami ingin memperbanyak para penghafal Alquran di NTB ini,” kata Wagub saat menghadiri Haul ke-3 tahun wafatnya TGH Mustofa Umar Abdul Aziz di Ponpes Al-Aziziyah, Kapek, Gunungsari, Lombok Barat, Minggu kemarin (14/5).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Wisuda hafidz/hafidzah di ponpes tersebut, bagi Wagub sangat penting. Mengingat, dengan pelaksanaan wisuda berarti bisa memperbanyak hafidz-hafidzah.Terutama dari kalangan putra dan putri asli NTB.

Menurut Wagub, untuk memperkuat pembangunan di NTB, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Bukan hanya pintar dan berilmu tetapi juga memiliki akhlakul karimah. “Ini bisa membantu pembangunan daerah NTB,” sebutnya.

Untuk terus mendorong peningkatan sektor pendidikan, termasuk peran pondok pesantren dalam mencetak SDM yang berkualitas, Wagub akan terus memberikan perhatian. Apalagi jasa pondok pesantren terhadap bangsa dan negara sudah sangat besar sejak dahulu.

Dalam pandangannya, Ponpes Al-Aziziyah Kapek, Gunung Sari telah melahirkan sejumlah hafidz Alquran yang hebat. Wagub mengakui ponpes tersebut telah menyumbang SDM yang  bermanfaat dan berkualitas untuk pendidikan di NTB.

Oleh karena itu, rasa bangga dan penghargaan serta ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh jajaran pengelola ponpes terbesar di wilayah Gunung Sari itu. “Selamat juga kepada para santri atas kelulusannya,” ucap Wagub.

Lebih lanjut, Wagub berharap para hafidz selalu mengamalkan isi dari Alquran. Tidak saja  untuk  diri sendiri dan kelurga tetapi juga diamalkan untuk masyarakat dan pembangunan di NTB. “Kalau kita bisa mengamalkan isi Alquran, Insya Allah kita akan selamat di dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, ustadz kondang KH Mohammad Arifin Ilham, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Aziziyah Kapek Gunung Sari TGH Fathul Azis Mustofa dan Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid bersama jajaran. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid