Ngabuburit Sambil Buat SIM Ala Satlantas Polres Lombok Tengah

Tak Tegang, Warga Bisa Buat SIM dengan Tenang

Seperti yang diungkapkan Taufik, meski sudah memiliki SIM namun ia tetap datang melihat program yang dicanangkan kepolsian polisi itu. Dia datang untuk melihat para pembuat SIM yang sedang praktik setiap sorenya. “Sambilan nunggu buka puasa. Kita lihat orang praktik di lapangan untuk membuat SIM. Kalau saya memang sudah punya SIM,”ungkapnya saat ditemui di lokasi, Rabu kemarin (23/5).

Ia sangat mengapresiasi program yang dilakukan aparat kepolisian. Masyarakat tidak lagi harus menunggu di kantor dalam membuat SIM. Di satu sisi, dengan dilakukanya di lapangan membuat adanya keterbukaan bagi masyarakat. “Kita juga bisa melihat berbagai prosedur untuk pembuatan SIM,” jelasnya.

Kasatlantas Polres Lombok Tengah AKP Suherdi menyampaikan, antusias masyarakat mengikuti program  Pasu Gati atau SIM ngauburit ini tergolong sangat tinggi. Sehingga diharapkan kedepan dengan adanya program itu menjadikan masyarakat lebih peduli terhadap kelengkapan berkendaranya. “Bahkan untuk hasil giat SIM ngabuburit pendaftarnya sehari mencapai 13 orang dan yang lulus ujian teori 6 orang. Sementara yang  lulus ujian teori dan praktik ada 4 orang,”ungkap Suherdi.

Kegiatan ngabuburit SIM yang mereka canangkan memang diharapkan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam melengkapi kendaraanya. Kendati dalam ngabuburit SIM iu tidak jauh berbeda dengan pembuatan SIM yang dilakukan selama ini.