Neon Box Bandara Dicuri, Kabel Bypass BIL-Mandalika Hilang

KABEL: Kabel yang sudah dipotong pencuri di sepanjang Bypass BIL-Mandalika, kemarin. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYALight Emetting Diode atau lampu LED papan nama Welcome To Lombok di depan Bandara Lombok hilang digondol maling. Bahkan hilangnya neon box tersebut sampai viral di berbagai WhatsAap grup. Maling mengambil lampu tersebut dengan memecahkan kaca papan nama yang berwarna merah putih itu. Ironisnya tidak hanya lampu LED papan nama Welcome To Lombok saja yang digondol maling, bahkan kabel listrik di sepanjang jalan Bypass Bandara-Kuta juga ikut dicuri. Akibatnya kini jalan bypass tersebut menjadi gelap gulita karena setidaknya ada sembilan titik pencurian kabel dengan panjang sekitar 3 Km yang hilang saat ini dan kasus tersebut juga sudah di laporkan kepada aparat penegak hukum (APH).

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah, Supardan Kenah ketika dikonfirmasi menerangkan, aksi pencurian itu diketahui oleh petugas Dishub setelah melakukan pemeriksaan untuk persiapan World Superbaike (WSBK), ternyata neon box atau lampu LED hingga kabel penerang jalan umum (PJU) ini sudah hilang. “Sekarang Dishub Provinsi sedang mencoba untuk berkomunikasi dengan pihak Angkasa Pura karena infonya ada CCTV untuk wilayah neon box ini. Tapi untuk jalan BIL-Songgong memang dicuri sekitar 2891 meter atau sekitar 3 Km untuk kabelnya, sehingga lampu di bypas ini menjadi tidak berfungsi,” ungkap Supardan Kenah, Kamis (2/3).

Ia mengatakan, sembilan titik ID Pelanggan kini sudah hilang dan pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kementerian dengan mengirimkan semua data atau bukti kehilangan baik dari sisi lokasi hingga titik koordinat kehilangan. “Kabelnya dipotong makanya tidak bisa tuntas dilakukan perbaikan sebelum WSBK. Apalagi ini menggunakan kabel tanam yang hampir 3 km yang membutuhkan waktu lama,” tambahnya.

Supardan menegaskan, modus para pencuri ini dengan memotong kabel hingga 300 meter di bebera titik. Hanya saja ini merupakan aset dari kementerian maka dari pemda hanya pada tanggung jawab pembayaran listrik. “Waktu kejadiannya kita kurang tau karena kemarin kita cek untuk persiapan WSBK ternyata sudah hilang,” jelasnya.

Pihaknya belum bisa memastikan solusi agar jalan tersebut menjadi terang, karena perbaikan yang hilang ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tekhnisi juga membutuhkan waktu untuk menanam kabel. “Kita masih koordinasi untuk kedepannya agar bagaimana bisa ditaruh CCTV juga di sepanjang bypass ini,” terangnya.

Ditegaskan juga untuk neon box oleh para pelaku melancarkan aksinya dengan memecah dan mengambil lampu serta kabel yang berada di dalam, sehingga karena kabel juga ikut diambil membuat neon box tersebut kini tidak berfungsi. “Semua diambil tapi kita tidak tau kapan dilakukan aksi pencurian ini,” tegasnya. (met)

Komentar Anda