Nasdem Masih Santai Sikapi Pilkada NTB

HM Amin (Dok/ Radar Lombok)

MATARAM—Seiring makin dekat pelaksanaan Pilkada NTB 2018, dinamika politik kian menghangat. Manuver politik dan saling jajaki, baik Parpol dan kandidat pun sudah saling tarik menarik.

"Kita sikapi santai saja," kata Ketua Partai Nasdem NTB, Muhammad Amin, kemarin (6/11).

Amin menegaskan, pihaknya tak ingin gegabah dalam memunculkan figur yang bakal dijagokan dalam bursa pencalonan orang nomor satu dan dua di NTB. Baginya, Pilkada 2018 relatif masih cukup lama. Dinamika politik berlangsung pun bakal cukup tinggi dan dinamis. Pihaknya pun lebih  fokus dan berkonsentrasi bekerja bagi kepentingan rakyat.

"Kita fokus bekerja saja untuk rakyat," ujar Wakil Gubernur NTB itu.

Amin tak khawatir, Partai Nasdem bakal ketinggalan kereta untuk membangun mitra koalisi dalam menyongsong pertarungan di Pilkada NTB. Dengan relatif pilkada masih lama, masih ada banyak waktu bagi pihaknya untuk membangun komunikasi dan menjajaki mitra koalisi dengan parpol lainnya.

Dia berkeyakinan, dengan raihan 4 kursi di DPRD NTB pada pemilu legislatif 2014, pihaknya memiliki posisi tawar kuat dengan parpol lainnya dalam menjajaki peluang koalisi di Pilkada NTB. "Akan banyak kok melirik Nasdem," ucap mantan politisi Partai Golkar itu.

Kendati demikian, dia menyadari, dinamika politik sedang menghangat dinilai sebagai pra kondisi menyongsong pilkada NTB 2018. Dengan kondisi itu, dinamika politik masih akan terus dinamis dan kejutan-kejutan politik pun masih akan terus terjadi.

Amin menambahkan, Partai Nasdem memiliki aturan dan mekanisme dalam penjaringan calon kepala daerah. Baik yang bertarung di pilkada NTB maupun pilkada kabupaten kota. Misalnya, dengan penjaringan figur di tingkat DPC. Pengurus dan kader ditingkat DPC diminta bisa menyampaikan usulan dan aspirasi terkait bakal calon kepala daerah layak diusung di Pilkada NTB.

Selanjutnya, penjaringan di tingkat DPC tersebut diteruskan ke tingkat DPW dan DPP. Namun akhirnya, keputusan calon kepala daerah didukung dan diusung partai Nasdem diputuskan di DPP.

Amin menegaskan, Partai Nasdem bakal memberikan prioritas atau kesempatan lebih besar bagi kader terbaik untuk diusung dalam perebutan kursi NTB 1 dan NTB 2. Asalkan, memiliki kecakapan, kompetensi, pengalaman, modal sosial, modal politik, serta didukung elaktabilitas tinggi serta ada potensi kemenangan.

Apalagi mengingat Partai Nasdem memiliki kader terbaik. Tak terkecuali dirinya, dan anggota DPR RI dapil  NTB, Dr. Kurtubi dan kader lainnya. "Kader pasti bakal diprioritaskan. Terlebih Nasdem punya kader berkualitas dan mumpuni," ujar mantan ketua DPRD Sumbawa itu.

Amin mengatakan, belum ada pembahasan internal partai Nasdem terkait suksesi pilkada NTB 2018. Dirinya pun masih menunggu arahan dan petunjuk dari DPP.

Terkait kesiapan dirinya maju di Pilkada NTB, Amin mengatakan, dirinya menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada partai. Jika partai meminta dan menginstruksikan dirinya maju di Pilkada, maka Ia pun siap bertarung dalam perebutan kursi orang nomor satu. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid