Nasdem Ingin Duetkan Rohmi-Amin

logo partai nasdem
logo partai nasdem

MATARAM–Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghendaki Muhammad Amin disandingkan dengan Siti Rohmi Djalilah di pilkada NTB.

Namun Muhammad Amin diplot sebagai orang nomor dua. “Paket ini diinginkan Partai Nasdem,” kata Wakil Ketua Partai Nasdem NTB, Ardany Zulfikar, Kamis kemarin (20/7).

Dengan ketokohan Rohmi-Amin diyakini bakal mampu mengantarkan duet tersebut sebagai nakhoda kepemimpinan NTB kedepan. Partai Nasdem pun rekomendasikan Muhammad Amin menjadi orang nomor dua. 

Pihaknya mengklaim, jika Amin diposisikan sebagai orang nomor dua, dipastikan elektabilitasnya akan mengungguli paket pasangan yang lain. Terlebih Muhammad Amin saat ini merupakan kandidat petahana.

“Banyak yang ajak kami untuk berkoalisi. Ini karena tidak ada parpol yang dominan bisa mengusung pasangan calon sendiri, termasuk Partai Golkar hingga Demokrat. Jadi, meski kita punya suara kecil di legislatif tetap diperhitungkan dan bisa menjadi kunci pencalonan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Nasdem NTB, H Muhammad Amin mengatakan, pilihan menjadi orang nomor dua realitis bagi dirinya. Dengan sebaran pemilih terbesar ada di Pulau Lombok, membuat dirinya sangat realistis menjadi nomor dua. Sedangkan dirinya adalah representasi asal Pulau Sumbawa.

“Memang saya berstatus petahana, tapi kita sadarlah pemilih terbesar ada di Pulau Lombok. Jadi, saya putuskan untuk tetap mencalonkan diri di nomor dua dalam persaingan Pilkada 2018,” ujarnya.

Ia pun mengakui,  sejumlah figur calon gubernur NTB sudah membangun komunikasi politik dan menjajaki kemungkinan berpasangan. Namun dari sejumlah tawaran itu, Amin membenarkan sudah ada yang dikerucutkan  dua opsi. Salah satunya menjadi pasangan cagub direkomendasikan NW, yakni Siti Rohmi Djalilah.

“Ke siapa kita akan merapat berkoalisi ada pada dua figur. Jadi, sangat wajar saya pompa terus kader Nasdem NTB agar tetap kompak dan siap bergerak jika gong pertarungan pilkada ini berjalan,” pungkasnya. (yan)

BACA JUGA :  Amin Siap Menuju NTB Satu