Nama Lalu Martawang Dicatut Oknum Penipu

Lalu Martawang (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM —Kabar kurang menyenangkan datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Nama pelaksana tugas (RSUD) Kota Mataram, Lalu Martawang yang juga menjabat Asisten I Setda Kota Mataram, dicatut oknum penipu.

Ulah oknum yang tidak bertanggungjawab ini berpura-pura menjadi Lalu Martawang. Kemudian meminta sejumlah uang melalui perpesanan disalah satu aplikasi. “Iya pekan lalu ada yang mencatut nama saya. Nama saya dipakai untuk meminta sejumlah uang seperti itu,” ujar Lalu Martawang saat dikonfirmasi di Mataram, kemarin.

Pekan lalu, nama Lalu Martawang dicatut oknum penipu. Kabar tersebut didapatkan dari sejumlah pegawai RSUD Kota Mataram. Oknum penipu tersebut menggunakan dua nomor handphone untuk beraksi. Lalu menghubungi pegawai RSUD untuk melancarkan aksinya.

Martawang memastikan kedua nomor yang digunakan bukan miliknya. “Itu jelas bukan nomor saya. Teman-teman wartawan dan semuanya tahu nomor saya. Jadi jelas itu oknum yang tidak bertanggungjawab,” katanya.

BACA JUGA :  Pemkot Mataram Ingin Keluar Dari Zona Kuning Standar Pelayanan Publik

Modusnya kata dia, oknum penipu yang berpura-pura menjadi Lalu Martawang itu menghubungi pegawai RSUD Kota Mataram. Lalu mengimingi yang bersangkutan pindah posisi. Tapi dengan syarat menyetorkan sejumlah uang. Setiap pegawai yang menyerahkan uang akan diberikan posisi tertentu.

Aksi tersebut membuat Lalu Martawang meradang. Karena sikap itu sama sekali tidak mencerminkan dirinya. “Teman-teman tahu saya seperti apa. Saya tidak pernah meminta-minta uang seperti itu. Itu bukan sifat saya,” ungkapnya.

Karena pribadi Lalu Martawang sudah dikenal masyarakat luas. Aksi penipuan ini tidak berhasil. Kemudian belum ada pegawai RSUD Kota Mataram yang menjadi korban. Karena belum ada yang percaya dan menyerahkan uang. “Alhamudulillah tidak ada yang percaya. Karena orang tahu rekam jejak saya seperti apa,” terangnya.

BACA JUGA :  Kota Mataram Masih Butuh Hotel Berbintang

Karena itu, Martawang mengimbau  kepada seluruh stafnya dan masyarakat. Agar tidak mudah percaya jika ada oknum yang meminta uang dengan mengaku sebagai Lalu Martawang. “Kalau ada yang mengaku dia Lalu Martawang terus mengimingi sesuatu jangan percaya,” pintanya.

Setelah kejadian tersebut, Martawang meminta jajaran RSUD Kota Mataram untuk membuat pengumuman publik. Melalui media sosial RSUD Kota Mataram. Ulah oknum tersebut diumumkan dan diminta untuk tidak mempercayainya. “Sudah dibuat pengumumannya oleh teman-teman humas,” jelasnya.

Kendati mencoreng nama baiknya, namun Martawang mengatakan belum berniat melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. “Karena ini sudah selesai dan tidak ada korbannya. Jadi saya rasa belum perlu ke ranah hukum,” pungkasnya. (gal)