Nama Calon Ketua DPC PKB Diajukan ke DPP

MUSCAB: DPW PKB NTB saat menggelar Muswil pada awal Februari lalu. Kemudian PKB akan menggelar Muscab kabupaten kota pada 26 Maret.(ist)

MATARAM–DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB memastikan sudah mengajukan lima nama calon ketua untuk masing-masing DPC kabupaten/kota ke DPP PKB di Jakarta.

Kelima nama itu nanti akan dipilih dan ditetapkan satu orang oleh DPP sebagai ketua DPC kabupaten/kota pada musyawarah cabang (Muscab) 25 Maret mendatang. “Untuk masing-masing DPC kita ajukan lima nama ke DPP,” kata Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani.

Diungkapkan, lima nama calon ketua DPC itu adalah hasil usulan dari DPC berdasarkan aspirasi PAC kecamatan. Usulan PAC kepada DPC sebanyak 10 nama. Kemudian, 10 nama calon itu diajukan ke DPW. DPW kemudian menyaring menjadi lima nama. “Nah, lima nama ini diajukan DPW ke DPP,” ungkap Anggota DPRD NTB Dapil Loteng tersebut.

Dalam menjaring 10 nama menjadi 5 nama, pihaknya tentu sudah memiliki kriteria berdasarkan rekam jejak dan loyalitas terhadap partai. Sehingga pihaknya tentu akan mencari figur kader terbaik untuk menjadi ketua DPC kabupaten/kota. “DPC ini menjadi ujung tombak partai di tingkat bawah, sehingga kita harus cari kader terbaik,” imbuhya.

Siapa nanti yang akan dipilih oleh DPP, akan diumumkan saat Muscab pada 26 Maret. Adapun Muscab dibagi dua zona. Muscab DPC kabupaten kota di Pulau Lombok dipusatkan di Kota Mataram dan DPC kabupaten kota di Pulau Sumbawa dipusatkan di Sumbawa.

Dalam memutuskan dan menetapkan salah satu dari 5 nama yang diajukan, DPP punya standar tersendiri juga. Apapun nanti keputusan, pihaknya di daerah akan patuh. “Dalam Muscab hanya tinggal pembacaan nama ketua DPC yang ditetapkan berdasarkan SK yang diterbitkan oleh DPP,” imbuhnya.
Kendati begitu, pihaknya di daerah tetap memberikan saran dan masukan kepada DPP terkait loyalitas dan rekam jejak dari masing-masing calon ketua DPC itu.

Diharapkan masukan dan saran dari daerah, menjadi telaah dan pertimbangan DPP dalam menetapkan ketua DPC. Karena bagaimanapun, tantangan politik yang dihadapi oleh PKB dalam agenda politik ke depan tentu tidak ringan. Dengan target nasional menang Pemilu dan mengusung Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden. Sehingga diperlukan kader yang siap dan totalitas berkorban untuk membesarkan partai. “Siapapun ketua DPC yang ditetakan adalah hak prerogatif DPP,” pungkasnya. (yan)