Nakes Positif, Puskesmas Batuyang Ditutup

PDP Asal Sumbawa Meninggal di RSUD Selong

DITUTUP : Puskesmas Batuyang Ditutup selama 14 hari kedepan setelah salah tenaga kesehatan (Nakes) setempat dinyatakan positif Covid 19. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)
DITUTUP : Puskesmas Batuyang Ditutup selama 14 hari kedepan setelah salah tenaga kesehatan (Nakes) setempat dinyatakan positif Covid 19. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)
Advertisement

SELONG – Dinas Kesehatan Lombok Timur menutup semua layanan di Puskesmas Batuyang Kecamatan Pringgabaya sejak Sabtu (7/6) lalu. Penutupan Puskesmas tersebut dilakukan setelah adanya tenaga kesehatan (Nakes) setempat yang positif Corona.

Dengah ditutupnya Puskesmas tersebut, untuk sementara pelayanan kesehatan bagi warga sekitar dialihkan ke beberapa Puskesmas terdekat. “Semua layanan kita hentikan sementara,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Hasbi Santoso, kemarin.

Diketahui, Pringgabaya sendiri merupakan salah satu wilayah yang warganya positif Corona cukup banyak. Bahkan Nakes yang positif itu juga diduga kuat pernah kontak dengan dengan salah satu pasien positif yang sebelumnya sempat ditangani.

Lebih lanjut Hasbi mengatakan, penutupan Puskesmas itu sesuai protokol penanganan Covid 19. Penutupannya akan berlangsung selama dua minggu atau 14 hari kedepan. “Kita akan buka tanggal 20  mendatang,” ungkapnya.

Selain Puskesmas Batuyang, penutupan juga dilakukan terhadap Puskesmas Lenek dan Selong. Tetapi untuk pelayanan UGD tetap dibuka, kecuali rawat inap pasien yang tidak dibolehkan.”Kita akan mulai buka kembali Puskesmas Lenek. Saat ini saya juga sedang di Lenek, untuk bahas ini,” singkatnya.

Sementara itu, seorang Pasien Dalam Pemantaun (PDP)  Covid 19 meningal dunia di RSUD dr. Raden Soedjono Selong. Pasien meninggal ketika baru sampai di ruang UGD rumah sakit.  Direktur RSUD  Raden Soedjono Selong Tantowi Jaohari  membenarkan adanya salah seorang warga Sumbawa yang meninggal dunia. Namun katanya, pasien yang meninggal dunia  itu bukan positif melainkan hanya terkonfirmasi PDP.” Saat tiba di UGD sudah meninggal dunia ” terangnya.

Namun dia tidak menyebut identitas dari pasien tersebut. Disampaikan, pihak rumah sakit telah mempersiapkan proses pemulangan ke daerah asal. Sesuai aturan proses pemulangannya  hingga pemakaman dilaksanakan  sesuai prosedur Covid 19. “Untuk memastikan apakah positif atau tidak kita menunggu hasil swab”terangnya.(lie)