Najmul Tetap Jadikan Demokrat Kendaraan Politik Pilkada 2024

MUSCAB: Ketua DPC Demokrat KLU Najmul Akhyar (kiri) saat bersama Ketua DPD Demokrat NTB demisioner TGH Mahally Fikri (tengah), beberapa waktu lalu. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ketua DPC Demokrat KLU Najmul Akhyar menegaskan akan kembali mencalonkan diri dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Demokrat sebagai ketua DPC untuk periode kedua. “Saya akan maju lagi di Muscab,” kata mantan Bupati KLU ini kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (12/1).

Diungkapkan, keputusan maju di Muscab lantaran kader dan pengurus masih menginginkan dirinya menakhodai DPC Demokrat KLU untuk periode kedua 2022-2027. Dan sejauh ini baru dirinya saja yang sudah menyatakan keinginan maju.  “Kader dan pengurus masih menginginkan saya untuk memimpin Demokrat KLU,” paparnya.

Terkait kapan Muscab akan digelar, diakui bahwa pihaknya belum memperoleh jadwal dari DPP melalui DPD. Namun informasi yang diperoleh, Muscab akan digelar setelah DPP menetapkan Ketua DPD Demokrat NTB terpilih.

BACA JUGA :  Bupati dan Kepsek Teken Pakta Integritas

Seperti diketahui, Musda Desember lalu menetapkan dua calon ketua DPD yakni Sukiman Azmy dan Indra Jaya Usman. DPD akan menetapkan satu di antaranya menjadi ketua DPD definitif.  “Muscab digelar sesudah ada Ketua DPD Demokrat NTB definitif,” jelasnya.

Kendati Muscab belum ditetapkan jadwalnya, namun Najmul memastikan sudah mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan bagi kesiapan pelaksanaan Muscab. “Prinsipnya, kita siap kapan pun Muscab digelar,” tandasnya.

Disinggung terkait potensi dirinya kembali bertarung di Pilkada KLU 2024, Najmul mengaku keputusan mencalonkan diri lagi sebagai ketua DPC, tidak terlepas dari keinginan kader dan pengurus agar dirinya tetap menggunakan Demokrat sebagai kendaraan politik untuk maju di Pilkada KLU 2024. Najmul pun optimis bahwa sebagai kader, dirinya akan tetap diusung Demokrat di pilkada mendatang. “Insyaallah akan maju di Pilkada KLU melalui Demokrat,” terangnya.

BACA JUGA :  Pendekatan Persuasif ke Pedagang Petasan

Oleh karena itu, ia pun menepis adanya rumor terkait rencana kepindahan ke NasDem, seiring dengan masuknya gerbong NWDI ke partai besutan Surya Paloh itu. “Saya tetap kader Demokrat,” tegas Ketua PD NWDI KLU ini.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat NTB demisioner TGH Mahally Fikri mengungkapkan, Muscab akan digelar sesudah Ketua DPD Demokrat NTB definitif ditetapkan oleh DPP, karena ketua DPD-lah nanti yang bertanggung jawab menggelar Muscab kabupaten/kota. Untuk penetapan ketua DPD definitif ini diperkirakan akhir Januari 2022. “Sesudah ada ketua DPD definitif, langsung Muscab digelar,” pungkasnya. (yan)