Najmul Persilakan Sekda Maju Pilkada

Najmul Akhyar
Najmul Akhyar.( DOK/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Suardi disebut-sebut akan maju pada Pilkada 2020. Timnya sudah terbentuk, bahkan sudah melakukan pergerakan, menjajaki kemungkinan berpasangan dengan figur tertentu.

Terkait hal tersebut, Bupati KLU Najmul Akhyar yang juga berniat maju pada pilkada mendatang, tak mempersoalkan keinginan sekda itu. Namun konsekuensinya harus mundur sebagai PNS. “Saya siap memberikan rekomendasi, namun harus berhenti secara total,” jelasnya, Selasa (23/9) kemarin.

Sejauh ini sudah ada beberapa figur yang menyatakan niat maju pilkada. Namun ketika PDIP mengawali pembukaan pendaftaran bakal calon kepala daerah, yang mendaftar hanya dua orang, yakni Najmul Akhyar selaku Ketua DPC Demokrat KLU dan Djohan Sjamsu selaku Ketua DPC PKB KLU. Keduanya mendaftar sebagai bakal calon bupati.

Syarat partai atau gabungan partai bisa mengusung pasangan calon di Pilkada KLU, adalah memikili minimal enam kursi di DPRD setempat. Demokrat punya empat kursi, sementara PKB tiga kursi. Najmul dan Djohan tidak bisa hanya diusung oleh partainya masing-masing, perlu koalisi.

Najmul sendiri berkeinginan membentuk koalisi gemuk. Bukan semata-mata mengejar jabatan. Namun bagaimana berpikir bersama memajukan daerah tercinta, pascagempa 2018. Terkait bakal calon pendampingnya, ia belum bisa mengungkapkan. Yang jelas calon pendamping itu akan mempertimbangkan geopolitik, latar belakang pendidikan, dan pengalaman. Kemudian mau bersama-sama berjuang membangun daerah. Ia terbuka bagi siapapun yang hedak menjadi pendamping, baik dari unsur parpol maupun non-parpol. “Nanti akan kita sampaikan,” terangnya. (flo)