Najmul: NWDI Bebaskan Kader di Parpol Manapun

Najmul Akhyar (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Najmul Akhyar menjadi calon tunggal Ketua DPC Demokrat KLU dalam musyawarah cabang (Muscab), Kamis (26/5) lalu.

Kendati begitu, Najmul masih harus menjalani fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di DPP. “Masih harus kita ikut fit and proper test,” kata Najmul saat ditemui di sela-sela halalbihalal TBG Center, di Mataram, Senin kemarin (30/5).

Pihaknya masih harus menunggu jadwal fit and proper test yang akan digelar DPP itu. Namun yang jelas, dengan keputusan Najmul jadi calon tunggal menepis berbagai rumor yang menyebutkan bahwa Najmul akan pindah ke Partai NasDem.

BACA JUGA :  Partai Ummat Rampungkan Kepengurusan di Kabupaten/Kota

Najmul menegaskan, keputusan dirinya tetap di Demokrat sudah direstui oleh NWDI. Menurutnya, NWDI memberikan kebebasan terhadap kader untuk berkiprah di parpol manapun. Sehingga dirinya memutuskan tetap berkiprah di Partai Demokrat. “NWDI memperbolehkan kader di parpol manapun,” ucapnya.

Diungkapkan, keputusan dirinya kembali menjadi Ketua DPC Demokrat KLU sebagai langkah awal untuk kembali mencalonkan diri di Pilkada KLU 2024. Sebagai kader, dirinya berharap, ia bisa diusung kembali oleh Demokrat di Pilkada, bahkan, dirinya sudah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah parpol terkait kemungkinan koalisi. Misalnya, Partai NasDem, PPP dan sejumlah parpol lainnya. “Kita berharap parpol ini bisa usung kita kembali di Pilkada 2024,” tandasnya.

BACA JUGA :  Survei Periodik, Tren Elektabilitas Farin Menguat

Apakah Najmul sudah melirik kandidat yang berpeluang jadi pendamping di Pilkada 2024? Najmul mengaku belum berpikir ke arah sana.

Sementara itu, Sekretaris DPD Demokrat NTB Andy Mardan mengungkapkan, untuk KLU, pihaknya hanya mengajukan Najmul sebagai calon ketua DPC. Hanya saja, tetap harus mengikuti fit and proper test di DPP. “Kita tunggu jadwal dari DPP,” lugasnya. (yan)