Najamuddin Sebut Lotim Butuh Pemimpin Baru

Najamudin Mustapha (Yan/ Radar Lombok)

MATARAM—Bakal calon bupati Lombok Timur (Lotim) tak hanya bermanuver meraih dukungan partai politik (parpol). Namun, bacabup pun sudah mulai menebar janji kepada masyarakat pemilih.

Kandidat bupati Lotim, Najamuddin Mustapha menyebut, kabupaten Lotim butuh pemimpin baru. Calon yang bersangkutan harus bisa dipastikan sebagai orang baik, cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual.

“Tiga kecerdasan itu harus dimiliki sosok pemimpin Lotim kedepan,” kata mantan Ketua DPW PKB NTB itu, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (8/3).

Ia menilai, pemimpin Lotim sebelumnya belum bisa melakukan pengentasan kemiskinan, meningkatkan daya beli, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Lotim. Sehingga dampaknya pun bisa dilihat pada buruknya kualitas pendidikan dan kesehatan. Salah satu penyebabnya, adalah  tidak teralokasinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan baik dan benar serta cepat.

[postingan number=3 tag=”politik”]

Lanjut, hal itu katanya, juga makin dibuktikan dengan Pemkab Lotim belum pernah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) NTB. Terkecuali dari  BPKP NTB, karena keberhasilan pemerintah sebelum Ali BD.

Karena itu, Ia menilai, keberhasilan pembangunan suatu daerah bukan diukur dari berapa banyak jalan, gedung yang di bangun. Namun dari tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah itu. “Disitulah esensi keberhasilan pembangunan suatu daerah,” ucap mantan anggota DPRD Provinsi NTB tersebut.

Dengan kondisi stagnasi pembangunan dan belum sejahtera masyarakat di Lotim, lanjut Najamuddin, makin membulatkan niat dan tekad untuk menakhodai Lotim kedepan. Ia berjanji, andai diberikan kepercayaan dan amanah bagi masyarakat Lotim di Pilkada 2018, maka ia akan memberikan prioritas bagi pembangunan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri dan perdagangan.

Diantaranya, dengan menurunkan biaya produksi di sektor tersebut dengan memberikan bantuan subsidi di APBD sesuai undang-undang yang berlaku. Apalagi mengingat, sebagian besar masyarakat Lotim mengantungkan kehidupan di sektor tersebut.

Terpisah, Ketua PKB Provinsi NTB, Lalu Irfan Hardian mengungkapkan, meskipun pihaknya belum membuka penjaringan bakal calon kepala daerah, baik di Pilkada NTB dan Pilkada kabupaten kota. Namun, pihaknya sudah menggandeng lembaga survei untuk melakukan survei terkait tingkat elektibilitas, popularitas, dan kesukaan publik terhadap bakal calon kepala daerah.

Tujuannya untuk mengetahui tingkat potensi maupun kans menang kandidat tersebut. “Pekan ini sudah mulai disurvei,” imbuhnya.

Dari hasil survei tersebut menjadi acuan dan pedoman bagi PKB dalam memutuskan arah dukungan. Meskipun begitu, sesuai arahan dan petunjuk dari DPP, bahwa pihaknya memberikan prioritas kepada kader terbaik untuk didukung dan diusung di pilkada. Misalnya, di Pilkada Lotim mantan ketua DPW PKB NTB, Najamuddin Mustapha.

Andai hasil survei menunjukkan bahwa Najamuddin Mustapha memiliki tingkat elektibilitasnya baik, maka pihaknya memastikan akan memperjuangkan menjadi bacabup dari PKB. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid