Mutasi Pemda KLU, 13 Kepala OPD Nonjob,32 Jabatan Lowong

MUTASI: Bupati KLU Djohan Sjamsu mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II da III di halaman Kantor Bupati. Untuk eselon IV mengikuti pelantikan di 7 titik secara virtual.(HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Sebanyak 13 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau eselon II dinonjobkan pada mutasi perdana pemerintahan Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan (JODA), Senin (1/9). Di samping itu ada puluhan pejabat baik eselon III maupun IV yang juga nonjob.

Adapun 13 pejabat eselon II yang dinonjobkan yaitu Kepala Dikpora Fauzan, Kepala Diskominfo Muhammad, Kepala BKD-PSDM Muhammad Najib, Kepala Dishublutkan Iwan Maret. Keempatnya menjadi menjadi fungsional guru di bawah Dikpora.

Kemudian, Kepala Bappeda Heryanto, Kepala Pelaksana BPBD Muhadi, Kepala Disnaker PMPTSP Agus Tisno, Kepala Bapenda Hermanto, Kepala Disbudpar Vidi Ekakusuma, Kepala Dinsos PPPA Faisol, Kepala Satpol PP Wartawan. Ketujuh orang ini masuk menjadi Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD).

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan dr Lalu Bahrudin menjadi fungsional di Dinas Kesehatan. Terakhir Kepala DP2KBPMD Kholidi Halil menjadi pelaksana di Bangkespol. “Yang guru kita kembalikan lagi mereka, karena kita kekurangan guru,” tegas Bupati KLU Djohan Sjamsu usai memutasi pejabat, Rabu (1/9).

Untuk sementara waktu, jabatan kepala OPD diisi pelaksana tugas (PLT), dalam hal ini oleh sekretaris OPD. Misalnya Sekretaris Dinas Kesehatan Abdul Kadir menjadi PLT Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris DP2KBPMD Rusdianto menjadi PLT Kepala DP2KBPMD, Sekretaris Dishublutkan Wahyu Darmawansyah menjadi PLT Kepala Dishublutkan, Sekretaris Dikpora Adenan menjadi PLT Kepala Dikpora, Sekretaris Dinsos PPPA Fathurrahman menjadi PLT Kepala Dinsos PPPA, Sekretaris Diskominfo Khairul Anwar menjadi PLT Kepala Diskominfo, Sekretaris BKD-PSDM Tri Darma Sudiarma menjadi PLT Kepala BKD-PSDM, Sekretaris Disbudpar Ainal Yakin menjadi PLT Kepala Disbudpar, Sekretaris Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja Chairil Furqon menjadi PLT Kepala PMPTSP dan Tenaga  Kerja, Sekretaris Bappeda Parihin menjadi PLT Kepala Bappeda, Sekretaris Kasat Pol PP Toto Surya Saputra menjadi PLT Kepala Kasatpol PP.

BACA JUGA :  KLU Permudah Urusan Investor

Sedangkan, untuk jabatan Kepala Bapenda diisi oleh Evi Winarni yang sebelumnya Staf Ahli Bupati. Kemudian jabatan yang ditinggal diisi oleh Kawit Sasmita yang sebelumnya Asisten I, dan Kepala Pelaksana BPBD diisi oleh Zaldi Rahadian yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas LHPKP. “Untuk jabatan yang kosong akan kita pansel nanti, sekarang diisi oleh para PLT dulu,” jelasnya.

Selanjutnya, Asisten I diisi oleh Raden Nurjati yang sebelumnya menjadi Kepala Diskoperindag. Lalu, jabatan yang ditinggal diisi oleh Abdul Hamid yang sebelumnya Staf Ahli. Sekretaris Dinas LHPKP Husnul Abadi sekaligus PLT Kepala Dinas LHPKP. Kemudian, dua dinas baru yaitu Dinas Pemadam Kebakaran masih diisi oleh sekretarisnya Suhardi selaku PLT, dan Bangkespol juga diisi PLT oleh Sekretarisnya Muldani.

Jumlah jabatan yang akan diisi sebanyak 485 namun yang baru terisi 453 orang. Di antaranya, eselon IIa sebanyak 15 orang, eselon IIIa sebanyak 42 orang, eselon IIIb sebanyak 78 orang, eselon IVa sebanyak 307 orang, eselon IVb sebanyak 11 orang. Sedangkan, 32 jabatan yang belum terisi itu yaitu eselon IIb sebanyak 14 orang, eselon IIIa 3 orang, eselon IVa 11 orang. “Seluruh aparatur kompak, bersatu dengan masyarakat KLU untuk lebih maju pada masa yang akan datang,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Belum Berpikir Mutasi Besar-besaran

Sementara empat jabatan yang dipansel sebelumnya ditetapkan, Sekretaris Dinas PUPR Kahar Rizal ditetapkan menjadi Kepala Dinas PUPR, Sekretaris Dukcapil Tresnahadi ditetapkan menjadi Kepala Dinas Pertanian, Kabag Pemerintahan Rubain menjadi Kepala Dinas Dukcapil, fungsional Inspektorat Anding menjadi Asisten III. “Jabatan itu amanah, bukan hak. Peliharalah jabatan yang diamanahkan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Silakan melakukan koordinasi secara horizontal dan vertikal, berkaitan dengan persoalan gempa 2018, ditambah lagi dengan covid-19, maka penting kata Bupati agar semangat membangun daerah dilandasi disiplin yang kuat, baik waktu, kerja, dan kinerja. “Saya ingat sekali lagi demi daerah, demi masyarakat kita, supaya apa yang kita cita-citakan dapat terwujudkan. Tantangan ke depan masih besar, persoalan daerah belum terselesaikan. Jadilah contoh di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD KLU Burhan M Nur mengapresiasi pelaksanaan mutasi yang sesuai dengan perintah undang-undang pasca-pilkada. Terkait pengisian jabatan, itu hak prerogatif kepala daerah, namun dewan juga akan melihat kinerja pejabat yang dilantik, yang nantinya akan menjadi rekomendasi ke pimpinan daerah selama beberapa bulan ke depan. “Pengisian jabatan menjadi hak prerogatif kepala daerah,” ucapnya. (flo)