Muswil NW NTB Digelar Awal Februari

KIRIM RELAWAN : Ketua PWNW NTB, H Rosiady Sayuti saat melepas rombongan relawan yang akan berangkat ke Pidie Jaya, Aceh, di halaman TGB Center, Rabu kemarin (18/1) (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Musyawarah Wilayah ke-13 Nahdhatul Wathan (NW) NTB, akan dilaksanakan tanggal 3-5 Februari di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Lombok Utara.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Wathan (PWNW) NTB, H Rosiady Sayuti  menyampaikan, muswil nanti akan membahas berbagai agenda penting. “Tentu kita akan pemilihan ketua baru, masalah pilkada juga akan dibahas di muswil,” kata Rosiady, Rabu kemarin (18/1). Sebelum pelaksanaan muswil, berbagai kegiatan juga akan dilaksanakan. Misalnya pawai ta’aruf, pelatihan guru Ke-NW-an, NTB Berhizib dan lain sebagainya. “Sebelum kami demisioner pengurus periode 2012-2017 ini, besok kami kirimkan relawan untuk bantu korban bencana di Pidie Jaya, Aceh,” kata Rosiady.

Untuk bencana di Aceh, PWNW NTB akan mengirimkan 5 relawan yang dipimpin lansung oleh TGH Mahalli Fikri. Jumlah bantuan yang akan dibawa mencapai Rp 136 juta, berupa paket sembako dan juga uang tunai.

Bencana banjir di Bima, PWNW juga telah empat tahap mengirimkan relawannya. “Jadi walaupun saat ini bisa kita bilang masa transisi, setidaknya kita tetap berbuat,” ucap Rosiady.

[postingan number=3 tag=”nw”]

Dikatakan, mulai tahun ini pemilihan Ketua Umum PWNW menggunakan istilah muswil. Berbeda halnya dengan sebelum-belumnya menggunakan istilah Konferensi Pengurus Wilayah (Konferwil). Hal itu berdasarkan hasil Muktamar NW yang dilaksanakan di Narmada beberapa waktu lalu.

Rosiady sendiri mengaku  akan melepas jabatan Ketua PWNW NTB dan tidak lagi mencalonkan diri. Mengingat, saat ini namanya telah masuk dalam Pengurus Besar Nahdhatul Wathan (PBNW) sebagai Ketua I. “Sekarang saya jadi Ketua I PB-NW, itu amanah dan harus dijalankan dengan baik, nantis aya sampaikan saat Muswil,” ujarnya.

Sekretaris PWNW NTB, H Irzani menambahkan, jumlah peserta dalam muswil kali ini mencapai 725 orang. Namun yang memiliki hak suara untuk memilih hanya 116 orang saja. “Sudah banyak nama-nama yang bermunculan akan dicalonkan nanti,” ucap Irzani.

Beberapa nama yang berpeluang menggantikan posisi Rosiady Sayuti diantaranya Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, TGH Mahalli Fikri dan lain sebagainya. Terlebih lagi lokasi muswil dilaksanakan di KLU, semakin memperbesar peluang Najmul Akhyar menjadi Ketum PWNW NTB.

Meskipun begitu, selama ini dalam setiap muswil tidak pernah dilakukan pemilihan. Semuanya selalu diselesaikan secara musyawarah. “ Kalau bakal calon banyak, tapi nanti saat acara insya Allah bisa selesai dengan musyawarah,” sebut irzani. (zwr)