Muslimat NW Gelar Baksos di Praya

Muslimat NW Gelar Baksos di Praya
BAKSOS: Pimpus Muslimat NW Dr Hj Siti Rohmi Djalilah bersama DPW Muslimat NW Mukhsinatin Mahally Fikri bersama sejumlah tim medis berfoto bersama dalam acara Baksos HUT NBDI ke 76. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Organisasai Muslimat NW menggelar bakti sosial (baksos) yang dipusatkan di Desa Aikmual Kecamatan Praya, Sabtu (20/5).

Diantaranya pengobatan gratis, berbekam, pemasangan alat keluarga berencana (KB) dan sejumlah pemberian kesehatan lainnya. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) ke -76.

Ketua DPW Muslimat Hj Mukhsinatin Mahally Fikri mengatakan, kedatangannya ke Lombok Tengah ini merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati hari kelahiran NBDI yang ke 76. Di mana sebelumnya kegiatan yang sama juga sudah dilakukan di sejumlah tempat di beberapa kabupaten/kota di NTB. “Jadi kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT NBDI ke 76. Di Desa Aikmual Kecamatan Praya ini merupakan rute terakhir setelah melakukan hal yang sama di sejumlah kabupaten/kota se NTB,” katanya, Sabtu lalu.

Adapun dalam kegiatan ini lanjutnya, pihaknya selaku ketua panitia melaksanakan kegiatan bakti sosial. Seperti memberikan pengobatan gratis bagi yang membutuhkan, berbekam, bazaar dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

Mensukseskan kegiatan ini, pihaknya telah membangun kerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perembuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) NTB NTB dan RSUD Provinsi NTB. ”Jadi demi sukses dan lancarnya kegiatan ini, kita sudah melakukan kontrak kerja sama dengan pihak RSUP NTB dan BPPKB NTB,” bebernya.

Sementara itu Pimpinan Pusat (Pimpus) Muslimat NW Dr Hj Siti Rohmi Djalilah MPd mengatakan, NBDI merupakan organisasi keumatan, khusus kaum hawa. Organisasi NBDI ini dilahirkan oleh Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zaenuddin Abdul Majid. Organisasi NBDI lahir selang beberapa tahun setelah NWDI dilahirkan. “Jadi kegiatan ini merupakan bentuk kesyukuran warga NW, khususnya NBDI yang sampai saat ini masih  eksis dalam menjalankan tugasnya, dalam membentuk generasi penerus yang qurani,” katanya.

Selanjutnya, mensukseskan lahirnya NBDI ini, itu dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, sama dengan memperingati kelahiran NWDI. Dalam kegeiatan ini lanjutnya sebagian besar wilayah Loteng telah melakukan hal yang sama, yakni baksos dengan mengedepankan kesehatan. Kenapa pihaknya lebih mengedapankan kesehatan dalam memperingati HUT NBDI, sebab pihaknya menilai kesehatanlah hal yang paling utama dan penting dalam hidup ini. ‘’Sebab dalam hadist rasulallah sudah jelas, pemikiran yang baik dan cerdas ada di tubuh yang sehat,’’ ucapnya.

Untuk itu, untuk melahirkan pemikiran yang membangun, tentunya kesehatan paling penting tanpa meninggalkan program yang lain. Selain itu katanya, membangun kesehatan amatlah berat bila dibandingkan dengan membangun diluar itu. Sebut saja misalnya membangun infrastuktur, hanya bermodalkan alat dan tenaga insya Allah dalam waktu dekat bisa selesai. Beda halnya dengan kesehatan. “Kalau membangun program di luar kesehatan, saya rasa itu mudah. Makanya kesehatan itulah yang terpenting, sehingga itu menjadi pilihan dalam baksos NBDI ke 76 ini,” sebutnya. (cr-ap)