Musda Golkar Kabupaten Kota Digelar 24 Agustus

MATARAM–Musyarawah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar kabupaten kota bakal segera digelar. Direncanakan Musda bakal dilangsungkan mulai tanggal 24 Agustus.

"Penyelenggaraan Musda dimulai tanggal 24 Agustus. Persiapan penyelenggaraan Musda pun sudah dilaksanakan jauh-jauh hari sebelumnya," kata Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB, Misbah Mulyadi, kepada Radar Lombok, Senin kemarin (15/8).

Meskipun, dia tidak merincikan tanggal dari masing-masing DPD Golkar kabupaten kota untuk menggelar Musda, tapi dipastikan bakal dihadiri pengurus DPD I dan DPP. Karena itu, pengurus DPD II sudah mempersiapkan berbagai hal teknis terkait penyelenggaraan Musda.

Musda ditarget tuntas hingga Oktober mendatang. Sementara, Musyarawah Pimpinan Kecamatan (PK) se-NTB ditargetkan tuntas paling lambat akhir 2016. "Tahun 2016 ini kita jadikan tahun konsolidasi dan koordinasi" tandas mantan anggota DPRD NTB itu.

Dalam Musda Golkar kabupaten kota DPD I disebutnya hanya bersifat mengkoordinasi dan mensupport pelaksanaan Musda tersebut. Petunjuk pelaksana (juklas) dan petunjuk teknis (juknis) penyelenggaraan Musda sepenuhnya berasal dari DPP. Pihaknya pun sudah mengirimkan kepada DPD II terkait juklak dan juknis bagi penyelenggaraan Musda tersebut.

Terkait dengan pencalonan dan persyaratan bakal calon ketua DPD II pun sudah diatur dalam juklak dan juknis tersebut. Semua kader Golkar memiliki hak dan kesempatan sama untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon ketua. Asalkan, kader tersebut memenuhi berbagai persyaratan sudah diatur dalam juklak dan juknis.

Pihaknya  akan menyerahkan sepenuhnya kepada para pemilik suara dalam memilih calon ketua. Para pemilik suara sebagian besar akan berasal dari pengurus kecamatan (PK). Pemilihan calon ketua harus jauh dari politik tranksional. Para pemilik suara diharapkan lebih mengedepankan kapasitas, kompetensi, komitmen serta misi calon tersebut dalam membangun dan memajukan Partai Golkar di kabupaten kota kedepan.

Kader Golkar di kabupaten kota pun diminta lebih mengedepankan kekompakan, keutuhan dan kebersamaan sesama keluarga besar Partai Golkar, ketimbang lebih menonjolkan ego kelompok dan pribadi. "Semaksimal mungkin politik transaksional harus kita hindari," terangnya.

Dikatakan, selain memilih ketua dan menetapkan kepengurusan baru. Musda itu juga untuk mengevaluasi perkembangan partai di daerah dan penguatan struktur organisasi kepartaian di tingkat bawah. Apalagi mengingat,  Partai Golkar di NTB segera akan menghadapi sukses pilkada serentak 2018. Yakni pilkada NTB, pilkada Lombok Timur, pilkada Lombok Barat, dan pilkada Kota Bima. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid