Musda DPD I Golkar NTB Di-Deadline Juli

Misbah Mulyadi (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)
Misbah Mulyadi (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)
Advertisement

MATARAM–DPP Golkar menginstruksikan kepada jajaran DPD Golkar NTB untuk menggelar Musda paling telat 31 Juli 2020. Istruksi itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) DPP Golkar Nomor: 003/Golkar/VII/2020, tertanggal 1 Juli 2020, ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus. “DPP Golkar sudah memberikan deadline paling telat 31 Juli harus sudah Musda,” kata Ketua Harian DPD I Golkar NTB, Misbah Mulyadi, Sabtu (3/7) lalu.

Selain itu, DPP juga menginstruksikan agar penyelenggaraan Musda DPD II kabupaten/kota di NTB paling telat 31 Agustus mendatang. Lantaran, masa kepengurusan DPD II kabupaten/kota sudah berakhir per 31 April lalu.

Untuk mempersiapkan Musda, pihaknya tinggal menggelar rapat di tingkat stirring committee (SC) atau panitia untuk menentukan tanggal Musda, Juli ini. Mengingat persiapan juga sudah dilakukan sejak Februari lalu. Tetapi karena covid-19, ditunda. “Jadi kita tinggal rapat untuk ditentukan tanggal musda,” tandasnya.

Kemudian dalam penentuan Ketua DPD I Golkar NTB, DPP memberi arahan agar mengedepankan musyawarah mufakat agar Golkar NTB tetap terjaga kesolidannya. Apalagi Golkar akan menghadapi pilkada serentak tujuh kabupaten/kota di NTB.

Seperti diketahui, dalam Musda DPD I Golkar NTB, ada 14 suara yang akan diperebutkan. Yakni, 10 DPD II, DPD I, DPP, ormas pendiri (Kosgoro, MKGR, dan Soksi), dan sayap politik partai (AMPG dan KPPG).

Terpisah, politisi senior Golkar yang juga kandidat calon Ketua DPD I Golkar NTB Ahyar Abduh, memastikan diri tetap maju mencalonkan diri. Ia optimistis akan memperoleh dukungan dari dominan pemilik suara. “Saya tetap maju,” pungkas Wali Kota Mataram ini. (yan)