Murid TK Diajarkan Manasik Haji

Murid TK Diajarkan Manasik Haji
PRAKTIK MANASIK: Murid RA se Lombok Barat melaksanakan praktik manasik haji di Asrama haji NTB di Jalan Lingkas Selatan Mataram. (Devi/Radar Lombok)

MATARAM—Sebanyak 2 ribu  peserta dari kalangan murid Taman kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Lombok Barat diberikan pembinaan manasik haji  oleh Ikatan Guru Raudhatul  Athfal (IGRA).

Ada  65 lembaga pendidikan yang ikut mengerahkan muridnya. Kegiatan manasik bagi anak usia dini RA Lobar  tersebut sudah berjalan kedua kalinya.

Ketua IGRA  Lombok Barat, Yuniarti Setiawati mengatakan, tahun ini peserta yang ikut lebih banyak dibandingkan 2017 lalu.  “Tahun lalu hanya diikuti sekitar 1500 peserta dari 54 lembaga,” katanya, Kamis kemarin (8/3).

Kegiatan ini, jelasnya, mendapat dukungan dari Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Lombok Barat (Lobar), Abdul Kadir Jaelani. Ia sangat mendukung adanya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini dapat menambah pengetahuan anak mengenai tatacara menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.

Tujuan adanya kegiatan manasik haji, lanjutnya, untuk menambah pengalaman dan pengetahuan pelaksanaan rukun Islam kelima. Selain itu dapat membentuk karakter anak agar lebih agamis.

Dalam praktik manasik haji, ujarnya,  para murid didampingi panitia untuk memeragakan prosesi menunaikan ibadah haji. Mulai dari sa’i, wukuf, lempar tiga jumroh, dan tawaf mengelilingi Ka’bah.

Para orangtua pun sangat antusias dengan adanya kegiatan manasik haji tersebut. Kegiatan seperti ini merupakan tempat untuk mengenalkan anak-anak lebih dekat dengan agama. “Kamis sangat bersyukur adanya manasik ini. Anak kami dari kecil sudah diajari bagaimana melakukan ibadah haji,” kata Siti, salah satu orangtua murid. (cr-dev)