Murid SDN 1 Akar-Akar Lombok Utara Idap Penyakit Aneh

Murid SDN 1 Akar-Akar Lombok Utara Idap Penyakit Aneh
ANEH : Plt Kepala Dikpora Lombok Utara Fauzan (kanan) bersama Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar didampingi Kepala SDN 1 Akar-Akar Rinati memeluk siswi yang mengidap penyakit aneh. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK )

TANJUNG – Seorang murid SDN 1 Akar-Akar Kecamatan Bayan bernama Roni yang baru duduk di kelas III mengidap penyakit aneh. Siswi yang beralamat Dusun Akar-Akar ini ditemukan pada saat rombongan Pemkab Lombok Utara melaksanakan monitoring dan evaluasi ke sekolah tersebut sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (17/1).

Melihat kondisi anak yang mengidap penyakit aneh dengan kondisi perut buncit seperti orang hamil mengundang rasa prihatin rombongan Pemkab Lombok Utara sehingga langsung menghampiri dan memeluknya sembari mengusap kepala siswi yang bernama Roni tersebut. “Sakit apa nak, sudah berapa lama sakit ini,” Tanya Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar sembari mengusap kepala anak itu.

Orang nomor satu menunjukan raut wajahnya yang sedih melihat siswi generasi masyarakat Lombok Utara. Lalu, Najmul memanggil Kepala Sekolah SDN I Akar-Akar agar segera membawa siswi itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Utara untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap penyakit apa yang diidap anak itu. “Pak Kepala nanti tolong bawa anak ini ke RSUD Lombok Utara, nanti saya kontakkan pak Direktur RSUD dr. Bahrudin. Ini harus segera diperiksa supaya dapat penanganan lebih lanjut,” imbuhnya kemudian memberikan uang kepada anak itu.

BACA JUGA :  Masyarakat Lombok Utara Diimbau Waspada Penyakit Chikungunya

Sementara itu, Kepala SDN 1 Akar-Akar Rinati SPd menerangkan, beberapa waktu lalu guru dari sekolahnya ingin membawa siswi itu ke dokter, namun anak itu tidak ingin hingga dipaksakan sembari menangis-nangis. Kalau orang tua dari anak ini sendiri sangat menginginkan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap anaknya itu. “Mudah-mudahan kita akan datang lagi dan mau diperiksa anak ini lagi, karena saya baru dua tahun menjadi kepala sekolah di sini,” terangnya.

Terkait berapa lama penyakit yang diidapnya, pihaknya belum tahu secara detail. Karena setelah masuk menjadi kepala sekolah kondisi anak itu sudah ditemukan dalam kondisi tersebut. “Saya pun sangat heran dengan kondisi penyakit itu,” ucapnya.

Sesuai arahan bupati untuk membawa ke RSUD Lombok Utara diantar merujuk kesana, baru tahu jelas apa jenis penyakitnya. Sementara anak yang mengidap penyakit itu tidak merasa kesakitan. Selama proses pembelajaran, anak ini tetap jalan kaki dari rumah ke sekolahnya kemudian pergaulan dengan teman sebaya bebas seolah-olah tidak ada merasa beban. “Keanehan sekali, besok pagi (hari ini) akan mengajak seluruh teman-teman guru bersama puskesmas dan pemerintah desa untuk kita bujuk supaya mau diperiksa,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid