Muammar Arafat Bakal Daftar di PKB dan Nasdem

Muammar Arafat Bakal Daftar di PKB dan Nasdem
MULAI SERIUS: Baliho calon bupati Lombok Barat, Muammar Arafat sudah terpasang di sejumlah sudut strategis di wilayah Lombok Barat sebagai tanda keseriusan sosok ini bertarung. (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM–Selain sudah daftar di Partai Golkar sebagai calon bupati Lombok Barat, TGH Muammar Arafat berencana bakal daftar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

“Dua parpol ini saya akan daftar,” kata anggota DPRD Provinsi NTB dapil Lombok Barat-KLU, kepada Radar Lombok Sabtu lalu (15/7).

Dengan daftar di dua parpol itu, jelasnya, sebagai bentuk keseriusan dirinya menjajal perebutan kursi Lobar. Sebagai kader Partai Golkar, dirinya masih prioritaskan dukungan partai tersebut.

Ia optimis partai berlambang pohon beringin tersebut bakal memberikan dukungan kepada dirinya sebagai calon Bupati. “Kita optimis memperoleh kendaraan untuk maju,” ucap pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Pagutan tersebut.

Bukan tanpa alasan dirinya optimis didukung dan diusung Partai Golkar di Pilkada Lobar 2018.

Ia sudah intens dan aktif menjalin komunikasi politik dengan pimpinan DPD 1 Partai Golkar NTB dan DPP. Apa yang menjadi visi misi dan program kerja prioritas kedepan dalam memimpin Lobar direspon positif pimpinan Partai Golkar NTB.

Dengan silaturahmi dan sosialisasi sudah intens dilakoni, kata Muammar, ia optimis tren elektabilitas yang dimiliki menunjukkan positif. Apalagi mengingat, tingkat elektabilitas yang terangkum dari hasil survei menjadi acuan dan parameter bagi Partai Golkar dalam memutuskan dan menetapkan arah dukungan.

Dengan keputusan dirinya maju dalam suksesi di Pilkada, sebagai ikhtiar dirinya menjadi pelayan masyarakat di Lombok Barat. Tentunya, apa menjadi kepentingan masyarakat Lobar akan diprioritaskan dan selalu dikedepankan.

Disinggung calon pendampingnya, Muammar menyatakan, sudah menjalin komunikasi politik sejumlah figur untuk kemungkinan berpasangan di Pilkada Lobar. Hanya saja, finalisasi siapa pendampingnya akan dibahas dan diputuskan bersama dengan parpol pengusung.

“Tentu semua akan kita komunikasikan dengan parpol pengusung,” pungkasnya.(yan)