MTQ, Mohan Ingatkan “Serep Jelo Lalo Ngaji”

MTQ mataram
PEMBUKAAN : Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana saat menerima para kafilah sebelum pembukaan MTQ ke-27 di Kecamatan Cakranegara Kota Mataram. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM – Bersamaan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ) XXVI yang dilaksanakan di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana me-launching gerakan “ Serep Jelo Lalo Ngaji”. Gerakan ini dimaksudkan untuk mentradisikan kembali budaya mengaji setiap petang.

Mohan menekankan bahwa gerakan ini  harus semakin ditingkatkan dan terus dikawal di tengah masyarakat agar bisa menjadi  budaya. Menjelang tenggelamnya matahari anak-anak kota Mataram harus berada di masjid untuk melakukan kegiatan mengaji bersama.”Gerakan ini akan terus kita kembangkan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia melihat MTQ disambut dengan antusias oleh masyarakat. Pada kesempatan ini Mohan juga mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan MTQ, mengawal kegiatan dengan penuh kejujuran dan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan. Karena MTQ merupakan upaya menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an. “Kegiatan seperti ini dapat membangkitkan keinginan anak-anak muda untuk membaca dan mendalami Al-Qu’an, serta menunjukkan prestasi,” ucapnya.

Meskipun membaca kitab suci dikompetisikan lanjut Mohan, diharapkan agar tidak terjadi disorientasi karena kompetisi semata-mata dilaksanakan untuk memberi motivasi. Karena itu dirinya menekankan agar pihak yang berwenang menangani pelaksanaan MTQ tidak hanya mengejar prestasi dengan mengambil peserta dari luar Kota Mataram. Mohan meyakini  MTQ dengan sistem berjenjang melalui seleksi demi seleksi akan dapat benar-benar menjaring potensi terpendam di Kota Mataram. “ Di Mataram ini pasti banyak mutiara-mutiara terpendam yang akan dapat bersinar bila diberi kesempatan. Saya terima apapun hasilnya, apapun hasilnya pasti bisa bisa membanggakan,” tegasnya.

MTQ XXVII Tingkat Kota Mataram tahun 2017 di Kecamatan Cakranegara dilaksanakan selama lima hari mulai hari Minggu tanggal 7 Mei sampai Kamis tanggal 11 Mei 2017. MTQ tahun ini mengambil tema ‘Melalui MTQ Tingkat Kota Mataram Kita Wujudkan Harmoni Keragaman Untuk Memperkokoh Ukhuwah Islamiah dan Wathoniah’. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 381 orang terdiri dari 145 peserta serta 36 pelatih. Sedangkan dewan hakam yang dilibatkan terdiri dari 70 orang untuk seluruh mata lomba.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Mataram H. Husnan Ahmadi mengatakan, penyelenggaraan MTQ merupakan satu dari tiga program utama LPTQ yang dianggap sangat penting untuk mensyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai magnet besar dalam kehidupan masyarakat.

Tiga program dimaksud adalah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang dilaksanakan setiap tahun, MTQ, dan program yang baru dicanangkan tahun 2016 lalu yakni gerakan” Serep Jelo Lalo Ngaji” atau Maghrib Mengaji, program khusus yang dihajatkan untuk mengembalikan kebiasaan masyarakat sebagai bentuk kearifan lokal untuk pergi mengaji pada setiap waktu terbenam matahari.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid