Motor Dibawa Kabur Teman Kencan, Ngarang Cerita Dirampok

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa (Dery Harjan/Radar Lombok)

MATARAM– Beberapa hari belakangan ini beredar informasi di media sosial terutama grup WhatsApp bahwa telah terjadi aksi perampokan dan pembegalan di Jalan dr Soedjono Lingkar Selatan sekitar pukul 22.00 Wita Sabtu (12/12).

Korbannya seorang wanita yang bekerja sebagai staf kasir di Rajungan Resto. Dari kejadian itu, sepeda motor korban merek Honda Vario dengan nomor polisi EA 4334 X diambil. Selain itu penyebar informasi itu menyebutkan, pelaku berjumlah empat orang.Juga menekankan untuk tidak melintas di jalan tersebut di atas pukul 09.00 malam.

Terkait informasi tersebut, Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa angkat bicara. Pihaknya telah melakukan penelusuran. “Kami sudah melakukan penelusuran. Informasi tersebut tidak benar,”ujarnya.

Pihak korban kata Kadek Adi, telah dimintai keterangan. Korbannya berinisial N asal Kota Mataram. Didapatkan informasi bahwa kejadian yang sebenarnya tidaklah seperti informasi yang beredar.

Dari pengakuan korban, sebenarnya sepeda motornya itu dibawa kabur teman cowoknya. Dia kenal dengan cowok tersebut melalui media sosial MeChat. Kemudian janjian untuk bertemu di salah satu hotel di Cakranegara.
Namun pada saat korban berada di kamar mandi, barangnya langsung dibawa kabur oleh cowok tersebut.
“Selain sepeda motor ada juga handphone dan uang. Korban terpaksa mengarang cerita karena merasa malu dengan keluarganya. Karena sepeda motornya itu dibawa kabur teman cowoknya,” terangnya.

Untuk itu pihaknya pun tengah mengusut kasus ini. “Kita masih kejar pelaku yang membawa kabur barang korban,” kata dia.

Kadek Adi mengatakan, pihaknya juga sudah memanggil seorang yang diduga menyebar informasi hoaks guna dilakukan pemeriksaan. “Kita belum simpulkan orang yang menyebar informasi tidak benar itu bisa dikenakan delik yang terdapat dalam Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik),” jelasnya. (der)