MotoGP 2021 Batal Digelar di Sirkuit Mandalika

Perwakilan FIM dan Dorna mendapat penjelasan teknis mengenai Mandalika International Street Circuit dari perwakilan MGPA. Dari kiri ke kanan: Chief Construction and Development Officer MGPA Dwianto Eko Winaryo, Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi, dan FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini. (ITDC FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Gelaran MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah batal digelar.

Hal itu diketahui dari rilis resmi ITDC yang diterima Radar Lombok. Dalam rilis itu disampaikan bahwa perwakilan dari Fédération
Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports melakukan inspeksi pra-homologasi di Mandalika
International Street Circuit pada Rabu, 7 April 2021.

Kunjungan ke Mandalika International Street Circuit dilakukan oleh FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi dan Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta untuk melihat progres pembangunan proyek sirkuit yang terus berlangsung di Pulau Lombok, Indonesia tersebut.

Selama proses inspeksi, perwakilan FIM dan Dorna Sports, yang disambut baik oleh Direktur Utama PT
Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC
Abdulbar M. Mansoer dan Chief Executive Officer (CEO) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky
Baheramsjah mengaku terkesan dengan perkembangan proyek Mandalika International Street Circuit serta standar keamanan yang telah diterapkan.

BACA JUGA :  Gubernur NTB Raih Penghargaan dari Menteri PPPA

Adapun target Mandalika Intenational Street Circuit menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Superbike
(WorldSBK), atau disebut secara resmi sebagai FIM MOTUL Superbike, pada 14 November 2021 akan tetap
terlaksana.

“Namun, mengingat masih berlangsungnya pandemi COVID-19, semua pihak sepakat untuk menyelenggarakan ajang pertama FIM MotoGP World Championship Grand Prix atau MotoGP di sirkuit
ini pada awal musim depan, yaitu pada bulan Maret 2022. Meskipun demikian, apabila MotoGP masih bisa mengadakan seri di Asia Tenggara menjelang akhir tahun
2021, tim MotoGP akan mengupayakan untuk mengadakan tes pra-musim di Mandalika International Street Circuit pada periode tersebut, sebagai persiapan keikutsertaan track Mandalika pada kalender 2022,” jelas ITDC dalam rilis resmi ini.

Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, mendukung penuh
penyelenggaraan MotoGP di bulan Maret 2022. Hal ini sejalan dengan program percepatan vaksinasi nasional oleh pemerintah Indonesia. “Kami ingin menjamin keselamatan seluruh pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

BACA JUGA :  Investor Dubai Bin Zayed Akan Bangun Lapangan Golf Bertaraf Internasional di Bukit Merese

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kunjungan FIM dan Dorna ke The Mandalika dan sangat senang bahwa inspeksi teknis telah berjalan dengan baik sesuai dengan yang mereka harapkan. “Dengan adanya kepastian waktu penyelenggaraan, kami memastikan untuk tetap fokus dalam menyelesaikan pembangunan Mandalika International Street Circuit serta memaksimalkan potensi yang akan diperoleh dari event olahraga kelas dunia ini,” jelasnya.

Sementara itu CEO Dorna Carmelo
Ezp mengatakan, kunjungan ke Lombok minggu ini sangat sukses dan pihaknha memastikan bahwa Mandalika International Street
Circuit akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan terpenting dalam kalender MotoGP mendatang.
“Kami juga meyakini bahwa fans olahraga ini di Indonesia akan datang berbondong-bondong dan balapan di
The Mandalika akan menjadi salah satu balapan paling ikonik sepanjang musim depan. Indonesia adalah
pasar penting bagi Dorna dan juga seluruh stakeholders kejuaraan MotoGP,” tutup CEO Dorna Carmelo
Ezp. (RL)