Mori Hanafi Serahkan Hibah untuk Petani Jamur dan Kangkung

BANTUAN: Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, H Mori Hanafi menyerahkan secara langsung dana hibah kepada kelompok petani jamur dan kelompok petani kangkung Kota Mataram. (ali maksum/radarlombok.co.id)

MATARAM—Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, H Mori Hanafi menyerahkan langsung bantuan hibah untuk kelompok petani jamur dan kelompok petani kangkung asal Kota Mataram. Penyerahan untuk kelompok petani jamur dan kangkung di Lingkungan Karang Baru Selatan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Dua kelompok tani ini mendapat hibah masing-masing sebesar Rp 100 juta. Selain itu, Mori Hanafi juga menyerahkan bantuan mesin air untuk petani jamur dan kangkung.

‘’Hari ini kami menyerahkan bantuan untuk kelompok petani jamur dan petani jamur di Karang Baru Kota Mataram. Ini harus jadi penambah semangat petani kita. Ini juga harus berhasil dan tidak boleh gagal. Kami akan bantu penuh selama bapak-bapak bersungguh-sungguh dalam usaha jamur dan kangkung ini,’’ ujar Mori Hanafi usai menyerahkan bantuan, Kamis (24/12/2020).

Mori mengatakan, bantuan itu adalah inisiasi anggota Komisi I DPR RI dari Partai Gerinda H Bambang Kristiono (HBK), yang bercita-cita Lombok harus menjadi pusat pangan. Terlebih permintaan jamur sangat tinggi.

‘’Jika kita bisa tingkatkan kebutuhan secara nasional tentu akan sangat bagus. Karena menurut hemat saya untuk kebutuhan nasional ini kita masih impor,’’ katanya.

Intinya kata dia, peluang pasar khususnya untuk jamur sangat besar dan terbuka lebar. Oleh karena itu, hasil produksi bisa langsung terserap di pasar.

‘’Tugas kita sekarang bersama dinas pertanian bagaimana meningkatkan produksi petani ini. Terus menurut kami modalnya juga ini tidak terlalu besar,’’ ungkapnya.

Kedepannya, untuk kelancaran dan manfaat yang diberikan kepada petani sangat besar. Pihaknya siap untuk memberikan lagi bantuan kepada petani.

“Semua sarana dan prasarana dalam rangka kapasitas peningkatan produksi. Pasti akan kita bantu. Misalnya untuk mesin penyemprot dan lainnya kita akan bantu lagi. Ini harus sukses dan kalau melihat caranya tidak terlalu ribet. Kita yakini asal telaten saja ini bisa sukses,’’ jelasnya.

Salah satu petani jamur asal Karang Baru, Ki Agus Ahmad bersyukur bisa diberikan bantuan. Hibah tersebut manfaatnya sangat signifikan dan bisa membantu petani. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan dengan maksimal oleh petani.

‘’Nanti enam bulan ke depan bapak kesini lagi apakah ini berkembang atau tidak. Kami selaku petani Insyaallah akan mengembangkan apa yang diamanatkan kepada kami,’’ katanya. (gal)