Mohan Roliskana Siapkan Rp 100 Juta Bonus Atlet PON

DILEPAS : Tampak saat Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana melepas sekaligus menyerahkan uang saku dan honorarium atlet/pelatih secara simbolis, di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (16/9). (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak 37 atlet dan 19 pelatih PON XX Papua asal Kota Mataram di lepas secara resmi oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Hadir juga Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi, beserta sejumlah kepala dinas terkait.

Pada acara pelepasan tersebut, orang nomor satu di Kota Mataram itu memberikan uang saku sebesar Rp 110 juta untuk atlet dan pelatih yang berjumlah 56 orang. Termasuk juga pemberian honorarium atlet dan pelatih secara simbolis sebesar Rp 43 juta selama Pelatda.

“Kita juga sudah siapkan bonus Rp 100 juta bagi atlet yang raih medali emas di PON Papua,” beber Mohan.

Dikatakannya, untuk atlet peraih medali perak dan perunggu sendiri nantinya akan disesuaikan pembagiannya. Mohan berharap agar bonus tersebut bisa menjadi pemacu semangat para atlet. Karena pada ajang multievent olahraga nasional itu, para atlet tidak hanya akan membawa nama Kota Mataram saja.

BACA JUGA :  Masbagik Juara Umum Porkab II Lombok Timur

Tapi entitas nama besar NTB juga akan digaungkan, sehingga dalam hal ini atlet diminta untuk tetap semangat berjuang, tetap kompak. Tidak mudah putus asa, tetap menjalani tugasnya dengan santai dan yang terpenting jangan dijadikan beban. Seluruh atlet dan pelatih harus jaga semangat profesionalitas dan sportifitas.

“Semua atlet kita ini adalah kebanggaan kota Mataram. Namun harus tetap berjuang atas nama NTB, dan mengharumkan nama NTB,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Mataram H. Firadz Pariska mengaku sangat berterimakasih terhadap Walikota Mataram H. Mohan Roliskana atas kepeduliannya terhadap atlet dan pelatih Kota Mataram. Diyakininya, bonus yang disiapkan untuk atlet itu bakal menjadi semangat atlet untuk bertanding.

BACA JUGA :  Voli Pasir PPLP NTB Buta Kekuatan Lwan

Namun demikian, atlet dan pelatih juga harus tetap jaga kekompakan dan kesehatan. Karena suasana bertanding di PON Papua ini akan sedikit berbeda dari sebelumnya. Terlebih perhelatannya akan berlangsung saat pandemi Covid-19 masih mewabah.

“Dukungan pimpinan kita sangat luar biasa. Semoga bisa jadi pemacu semangat atlet,” katanya.

Firadz juga menyampaikan, sejumlah atlet yang berpeluang persembahkan medali emas untuk NTB, yakni berasal dari cabor menembak, Voli Pasir dan beberapa cabor lainnya.

“Yang jelas ada cabor berpeluang sumbang emas,” tutupnya. (rie)