Mode Baryon dan Kematian Kurama

Mode Baryon Naruto dan Kurama. (Screenshot Episode Boruto 218)

MATARAM–Episode Boruto 218 Sub Indo akhirnya rilis Minggu (3/10/2021).

Bagi penggemar Boruto yang doyan manga, mungkin sudah tahu bahwa epsiode kali ini mengisahkan kematian Kurama atau biju yang ada dalam tubuh Naruto.

Kurama mati karena menggunakan mode Baryon bersama Naruto untuk melawan Otsutsuki Isshiki. Kurama memang tidak dari awal mengatakan bahwa yang akan mati adalah dirinya, bukan Naruto.

Kurama hanya mengatakan bahwa mode Baryon ini akan mempertaruhkan nyawa keduanya. Sehingga Naruto tak berpikir panjang menggunakan mode Baryon. Kurama tahu betul kalau berterus terang di awal bahwa hanya ia yang mati, maka Naruto akan ragu atau mungkin tidak mau menggunakan mode Baryon.

Tampak Naruto begitu sedih melepas Kurama yang sudah dianggapnya lebih dari saudara itu, karena Kurama sudah menemaninya sejak lahir; sejak Kurama disegel oleh Minato Hokage keempat di tubuh Naruto.

“Kau bukan lagi manusia yang punya kekuatan super, dan aku tak lagi bersamamu. Kalau kau memaksakan diri, kau pasti akan langsung menyusulku,” pesan Kurama kepada Naruto.

Sekilas tentang mode Baryon adalah mode seperti ledakan fusi nuklir. Mode ini mempertaruhkan nyawa Kurama. Namun pengorbanan kurama tidak sia-sia. Dengan mode Baryon ini, Naruto dan Kurama berhasil memojokkan Otsutsuki Isshiki dengan memperpendek usianya.

Hingga akhirnya, Otsutsuki Isshiki tak sempat lagi menanamkan karma pada Kawaki yang asli. Otsutsuki Isshiki terkecoh menanamkan karma kepada bunshin Kawaki. Otsutsuki Isshiki yang sudah kehabisan waktu pun akhirnya mati, dan tak bisa lagi bangkit karena tak punya wadah karma. (RL)